INDUSTRY.co.id - Jakarta – inDrive, platform layanan mobilitas dan perkotaan global, mengumumkan telah menggalang $150 juta (Rp2,28 triliun) dalam instrumen hybrid inovatif dari General Catalyst, untuk mendanai pemasaran, termasuk akuisisi pengguna dan biaya retensi.

Advertisement

Pendanaan baru ini akan memberikan fleksibilitas finansial tambahan kepada inDrive dan akan mendukung pertumbuhan perusahaan yang berkelanjutan. General Catalyst sebelumnya berpartisipasi dalam putaran investasi Seri C senilai $150 juta dari inDrive yang dipimpin oleh Insight Partners pada tahun 2021.

"Kami senang General Catalyst kembali berinvestasi di inDrive, memungkinkan kami mempertahankan tingkat pertumbuhan dua digit yang tinggi, meningkatkan kualitas penawaran kami, dan mengembangkan lini bisnis baru," kata Pendiri dan CEO inDrive, Arsen Tomsky yang dikutip INDUSTRY.co.id, Kamis (2/3/2023).

Advertisement

Menurutnya, inDrive berada dalam posisi keuangan yang kuat dan memiliki pilihan instrumen pembiayaan yang paling sesuai dengan kebutuhannya. "Saya percaya bahwa pembiayaan ini mencerminkan keyakinan General Catalyst pada kemampuan kami untuk terus berkembang dengan sukses ke komunitas baru dan lini bisnis baru di tahun-tahun mendatang," imbuhnya.

inDrive melanjutkan pertumbuhannya yang cepat pada tahun 2022, meskipun kondisi makro global yang menantang, dengan peningkatan pendapatan kotor sebesar 88% dari tahun ke tahun menjadi bukti kuat ketahanan bisnis. 

Advertisement

Jumlah negara tempat perusahaan beroperasi mencapai 47, meningkat dari 37 pada tahun 2021. inDrive memperluas timnya menjadi 2.700 karyawan yang tersebar di 17 kantor di seluruh dunia, dengan 1.000 pendatang baru pada tahun 2022.

 

Advertisement