INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 1,4% atau 81 poin ke posisi tertinggi baru sepanjang sejarah berdirinya Bursa Efek Indonesia (BEI) di level 5.910,24 pada Senin (03/07/2017) dibandingkan dengan posisi pada sesi penutupan perdagangan Kamis (22/06/2017) di level 5.829,71.
Lonjakan IHSG tersebut ditopang oleh kenaikan harga 188 saham yang ditransaksikan pada hari ini. Disamping itu, terdapat pula 314 saham mengalami penurunan harga, 98 saham stagnan dan 136 saham tidak ditransaksikan.
Total nilai transaksi di sepanjang perdagangan hari ini tercatat sebesar Rp8,39 triliun. Volume perdagangannya tercatat sebanyak 6,68 miliar unit saham yang merupakan hasil dari 350.109 kali transaksi. Sementara itu, investor asing melakukan aksi beli saham bersih (net buying) senilai Rp487 miliar dengan volume pembelian bersih (net buying volume) sebanyak 160 juta unit saham.
Sembilan dari 10 indeks sektoral BEI menghijau. Indeks sektor infrastruktur mengalami kenaikan tertinggi, yaitu sebesar 2,4% atau 28,13 poin ke posisi 1.202. Kemudian disusul oleh indeks sektor pertambangan dan indeks sektor industri dasar yang masing-masing menguat 1,28% dan 0,98%. Hanya indeks sektor aneka industri yang mengalami penurunan, yaitu sebesar 1,06% atau 15,82 poin ke posisi 1.482.
Saham-saham LQ45 yang mengalami kenaikan harga dan menjadi top gainers pada hari ini adalah saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang harganya menguat 10% atau Rp34 menjadi Rp374 per unit, saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) yang harganya naik 6% atau Rp270 menjadi Rp4.790 per unit dan saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) yang harganya meningkat 5,9% atau Rp750 menjadi Rp13.500 per unit.
Saham-saham LQ45 yang menjadi top losers pada hari ini adalah saham PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) yang harganya tergerus 3,3% atau Rp60 menjadi Rp1.780 per unit, saham PT XL Axiata Tbk (EXCL) yang harganya susut 2,9% atau Rp100 menjadi Rp3.310 per unit dan saham PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) yang harganya turun 1,8% atau Rp30 menjadi Rp1.650 per unit. (Abraham Sihombing)