INDUSTRY.co.id, Jakarta - Asosiasi Penyelenggara Haji Umrah dan Inbound Indonesia (Asphurindo) menutup musim umrah 1438 H dengan menggelar program umrah spesial Syawal, berlangsung selama sembilan hari 29 Juni hingga 7 Juli 2017, diikuti sebanyak 138 jamaah.
Rombongan umrah spesial Syawal ini telah diberangkatkan Kamis (29/6) Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng langsung menuju Madinah menggunakan maskapai Saudia Airlines. Rombongan jamaah dilepas oleh Ketua Umum Asphurindo Syam Resfiadi.
Umrah khusus Syawal ini adalah kali pertama diselenggarakan oleh konsorsium travel anggota Asphurindo menyusul adanya kesempatan setelah pemerintah Arab Saudi mulai musim umrah 1438 H (2016/ 2017) memperpanjang durasi umrah hingga bulan Syawal, dari sebelumnya berakhir di bulan Ramadan.
Peserta program umrah Syawal akan bertemu dengan suasana yang berbeda ketika di Tanah Suci, yaitu suasana Idul Fitri. Begitu pula, sebanyak 138 orang jamaah umrah Syawal konsorsium Asphurindo akan menikmati suasana Lebaran di Tanah Suci, termasuk saat berita ini dibuat (Minggu, 2/7) para jamaah sedang berada di Madinah masih dalam suasana Idul Fitri.
Rombongan jamaah umrah Syawal berada di Madinah selama tiga hari, dan Minggu siang ini akan bergerak menuju Mekah untuk melaksanakan rukun umrah. Sebagaimana jadwal umrah reguler, jamaah akan berada di kota Mekah selama empat hari, atau berakhir di hari Kamis (6/7/2017) untuk selanjutnya pulang ke Tanah Air.
Syam Resfiadi menyatakan gembira dan bersyukur dengan terselenggaranya umrah spesial bulan Syawal 1438 H oleh konsorsium travel anggota Asphurindo. Terlebih lagi, umrah spesial ini dapat respons yang bagus dari konsumen, terbukti dengan raihan jumlah jamaah hingga sebanyak 138 orang.
“Kami mengingatkan bahwa perjalanan umrah ini hanya untuk beribadah kepada Allah. Untuk itu pula agar para jamaah menjadi kompak dan bersahabat dalam beribadah,” ujar Syam di acara pembekalan jamaah sebelum rombongan jamaah umrah Syawal terbang ke Saudi.