Henti Jantung Mendadak Dapat Menyerang Semua Kalangan Umur. Simak Langkah Penting dari Edukasi Siloam Hospitals

Oleh : Herry Barus | Jumat, 23 September 2022 - 06:11 WIB

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dari Siloam Hospitals Jantung Diagram, dr Doni Friadi Sp.JP (K) FIHA.
Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dari Siloam Hospitals Jantung Diagram, dr Doni Friadi Sp.JP (K) FIHA.

INDUSTRY.co.id - Cinere- Henti Jantung Mendadak merupakan kondisi organ jantung berhenti total tanpa ada gejala awal penyertanya. Hal ini akibat terjadinya gangguan 'listrik' jantung sehingga aliran darah yang membawa asupan energi dan oksigen terhenti. Pompa jantung yang berhenti secara mendadak ini menyebabkan darah tidak mengalir hingga dapat menyebabkan kerusakan permanen pada organ otak. Henti jantung mendadak bahkan dapat menyebabkan kematian jiwa.

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dari Siloam Hospitals Jantung Diagram, dr Doni Friadi Sp.JP (K) FIHA., mengatakan, kondisi gawat darurat tersebut memerlukan penanganan medis atau pertolongan sesegera mungkin. Langkah pertama adalah segera menghubungi tim mobil ambulans dan bagi yang terlatih atau berkompetensi melakukan pijat jantung atau tehnik RJP ( resusitasi jantung paru) atau banyak dikenal CPR. Teknik tersebut dilakukan guna merangsang jantung agar kembali bergerak aktif. Dokter Doni turut mengingatkan bahwasannya secara keilmuan, henti jantung mendadak (vertikel fibrilasi) berbeda halnya dengan serangan jantung.

"Kondisi henti jantung mendadak merupakan akumulasi dari rangkaian serangan jantung yang sebelumnya pernah diderita pasien. Adapula kasus tertentu penyebab henti jantung mendadak, yang umumnya disebabkan oleh kecelakaan. Henti jantung mendadak dibagi oleh dua bagian yaitu, Sudden Cardiac Arrest yaitu setelah pasien dapat ditolong secara medis dan Sudden Cardiac Death atau pasien yang tidak tertolong", tutur dr Doni Friadi Sp.JP (K) FIHA., melalui edukasi bincang sehat yang dihelat Ruumah Sakit Jantung dan Diagram Siloam pada Live Instagram,  Selasa (20/09) di kota Cinere, Depok.

Melanjutkan edukasi, Doni Friadi mengatakan bahwa penanganan awal kondisi gawat darurat Henti Jantung Mendadak melalui tehnik RJP ( resusitasi jantung paru) atau dikenal dengan sebutan CPR, dilakukan sesegera mungkin bagi yang berkompetensi melakukannya.

"Kondisi  'jantung berhenti' ini adalah kondisi terburuk, tindakan resusitasi jantung paru dari si penolong yang terlatih dan cepat akan memperbesar kemungkinan jantung kembali bergerak atau berdetak sambil menunggu petugas medis, ambulan atau tiba di IGD rumah sakit", ungkap Doni Friadi.

Penyebab Utama Henti Jantung

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, Konsultan Aritmia Elektrofisiologi ini dalam edukasinya turut menjelaskan bahwa Henti Jantung Mendadak, dapat disebabkan berbagai hal. Secara umum henti jantung mendadak disebabkan adanya riwayat dari penderita penyakit jantung koroner. Pasien dengan kondisi 'Jantung membesar', kelainan di otot atau katup jantung bahkan adanya gangguan irama jantung.

"Kondisi penyakit Stroke perdarahan atau kondisi  tenggelam atau benturan keras pada wilayah dada dapat menyebabkan terhentinya organ jantung berdetak. Faktor genetik atau keturunan turut mempengaruhi timbulnya kondisi jantung berhenti mendafdak. Pahami bahwasannya kondisi henti jantung mendadak dapat terjadi pada semua usia", tutur Doni Friadi.

 

Pada pasien henti jantung mendadak yang terselamatkan tentunya, data menunjukan bahwasannya  sebagian besar ' mereka' telah merasakan gejala gejala awal berupa : pusing, lemas, nyeri dada, sesak napas dan lainnya.  Bahkan dari hitungan minggu hingga satu bulan sebelumnya. Konsultasi dengan dokter spesialis melalui pola deteksi dini adalah keharusan.

"Kondisi pasien selamat dan stabil setelah henti jantung mendadak, tentunya tim dokter akan melakukan pemeriksaan lanjutan untuk mendiagnosa penyebab dan pemicunya. Antar lain dengan tes darah, rontgen dada, USG jantung, kateterisasi jantung dan beberapa tindakan medis lanjutan yang diperlukan lainnya, seperti : pemberian obat sesuai kriteria pemeriksaan listrik jantung (EP Study),  Implan alat kejut jantung ( ICD) , Angioplasti, bahkan sampai Operasi perbaikan dan Bypass jantung yang disesuaikan dengan kondisi pasien ", pungkas Dokter Doni dalam edukasi sesi tanya jawab.

Tatalaksana Pencegahan

"Henti jantung mendadak dapat dicegah dengan menjalani pemeriksaan rutin, melakukan deteksi dini serta mengelola gaya hidup yang sehat, yaitu  menjaga kesehatan jantung seperti : tidak merokok atau berhenti merokok, hindari penyebab faktor resiko penyakit Obesitas, membatasi konsumsi alkohol dan memastikan asupan makanan sehat untuk organ jantung, termasuk rutin berolahraga dan tentunya mengelola stress dengan baik.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Jokowi memimpin Upacara HUT ke-77 TNI, Rabu (05/10/2022), di halaman Istana Merdeka, Jakarta. (Foto: Humas Setkab/Jay)

Rabu, 05 Oktober 2022 - 15:11 WIB

Saksikan Defile Alutsista, Presiden Jokowi: Bentuk Kesiapan TNI Hadapi Perubahan Geopolitik

Presiden Joko Widodo beserta Ibu Iriana Joko Widodo dan Wakil Presiden Republik Indonesia beserta Ibu Wury Ma'ruf Amin menyaksikan defile pasukan dan pawai alat utama sistem persenjataan (alutsista)…

Rizky Billar foto by Ig Pribadi RB

Rabu, 05 Oktober 2022 - 14:31 WIB

Dampak Dugaan KDRT, Rizky Billar Diputus Kontrak Sebagai Host D Academy 5 Indosiar

Analisa Sutrisno Buyil sebagai wartawan hiburan seniro yang dimuat dibeberapa media, tentang karier Rizky Billar bakal tamat. Mulai jadi kenyataan, Komisi Penyiaran Indonesia atau KPI dengan…

Pabrik TACO di Cikande

Rabu, 05 Oktober 2022 - 13:56 WIB

TACO Resmi Kantongi Sertifikat TKDN

TACO sebagai solusi produk interior mengumumkan pencapaiannya atas sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI), International Organization for Standardization (ISO), Top Brand, Singapore Green…

Head of Community PINTU Jonathan Hartono

Rabu, 05 Oktober 2022 - 13:55 WIB

Aplikasi PINTU Berikan Edukasi Crypto dan Blockchain Kepada Tiga Kampus Besar Indonesia di ICMF 2022

PT Pintu Kemana Saja dengan brand PINTU, platform jual beli dan investasi aset crypto terus bergerilya memberikan edukasi tentang investasi aset crypto dan teknologi blockchain. PINTU mendapatkan…

FHTB 2022 Tingkatkan Jumlah Wisman ke Bali

Rabu, 05 Oktober 2022 - 13:10 WIB

12.000 Pengunjung, FHTB 2022 Tingkatkan Jumlah Wisman ke Bali

Pameran Food, Hotel & Tourism Bali (FHTB) 2022 telah resmi berakhir pada 24 September lalu. Tiga hari gelaran ini berlangsung bersama Retail Indonesia sukses menggaet 12,000 pengunjung, 300…