Miliki Masa Depan Cerah, Menperin Agus: Industri Penerbangan Bakal jadi Penggerak Ekonomi RI

Oleh : Ridwan | Jumat, 09 September 2022 - 17:30 WIB

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Industri penerbangan dan dirgantara Indonesia memiliki prospek yang cerah dengan didukung kondisi geografis Indonesia yang merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dan memiliki lebih dari 17 ribu pulau membentang lebih dari lima ribu kilometer dari timur ke barat.

Dengan demikian transportasi udara akan menjadi tulang punggung transportasi dan konektivitas nasional, serta penggerak utama perekonomian Indonesia.

“Jumlah penumpang udara di Indonesia diperkirakan akan tumbuh 30% dari tahun ke tahun menjadi 140 juta dalam beberapa tahun ke depan, sehingga Indonesia diperkirakan menjadi pasar transportasi udara terbesar keenam di dunia pada tahun 2034," kata Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita, Jumat (8/9).

Menperin menuturkan, industri penerbangan nasional terdiri dari industri pembuatan pesawat dan komponen, industri Maintenance Repair and Overhaul (MRO), dan industri pembuatan drone. Indonesia memiliki sekitar 31 perusahaan MRO yang mendukung industri pesawat terbang dan bisnis penerbangan.

Perusahaan-perusahaan tersebut telah memiliki 145 sertifikat Aircraft Maintenance Organization (AMO) yang dikeluarkan oleh Indonesian Aircraft Maintenance Services Association (IAMSA).

“Nilai MRO domestik pada 2022 diproyeksikan mencapai USD1,7 miliar, sedangkan nilai bisnis MRO global mencapai USD93,5 miliar. Persaingan bisnis MRO global ke depan semakin ketat. Oleh karena itu, kami mendorong MRO dalam negeri untuk berkolaborasi dengan mitra asing untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitasnya," ujar Agus.

Ia mengatakan, sejalan dengan transformasi digital di berbagai aspek perekonomian, pemerintah bersama Asosiasi Sistem dan Teknologi Tanpa Awak (ASTTA) tengah mendukung pengembangan industri drone.

Industri drone dalam negeri saat ini mampu mengembangkan dan memproduksi drone untuk berbagai keperluan seperti pengawasan, perkebunan, dan militer.

“Penguasaan teknologi ini menjadi keharusan untuk menjaga kedaulatan negara dan mendukung visi pemerintah di Indonesia 4.0," paparnya.

Agus menyebut, industri penerbangan tanah air secara perlahan telah mampu mengaktifkan kembali pesawat yang sebelumnya grounded, akibat operasionalnya sempat terhenti karena terimbas Covid-19.

Namun upaya tersebut tidak bisa berlangsung secara instan, sehingga menyulitkan operator Indonesia untuk menambah kapasitasnya di saat permintaan pelayanan rute penerbangan terus naik setelah Covid-19 mereda dan penerbangan kembali banyak dibuka. Hingga saat ini ada sekitar 180 pesawat yang di-grounded, 100 di antaranya merupakan berbadan ramping yang biasanya digunakan untuk rute domestik.

“Diperlukan sekitar satu tahun untuk menyelesaikan proses ini karena proses reaktivasi setiap pesawat membutuhkan waktu, serta terbatasnya jumlah slot yang tersedia di fasilitas perawatan pesawat. Selain itu, maskapai juga membutuhkan waktu untuk memperoleh keuntungan sehingga dapat membayar biaya suku cadang dan perawatan yang diperlukan untuk re-aktivasi pesawat," jelasnya.

Agus menyampaikan, pemerintah Indonesia melalui Masterplan Pengembangan Industri Nasional 2015  2035 telah menetapkan industri pesawat terbang menjadi salah satu industri prioritas nasional dengan fokus pengembangan pesawat baling-baling, industri komponen, dan industri MRO.

Menurutnya, berbagai kebijakan telah dikeluarkan untuk mendukung pengembangan industri ini, seperti insentif fiskal seperti tax holiday, tax allowance, investment allowance, super tax deduction, dan pembebasan bea masuk serta dukungan nonfiskal berupa pembiayaan pemerintah bagi pelaku usaha ekspor dan preferensi produk lokal dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah sesuai dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

“Pemerintah akan terus memberikan dukungan untuk memastikan pertumbuhan dan keberlanjutan industri penerbangan dan kedirgantaraan, termasuk insentif lebih lanjut untuk investasi, di atas yang saya sebutkan," jelas Menperin.

Agus menambahkan, selain itu di Indonesia saat ini ada tiga perusahaan utama yang eksis bekerja mendukung industri penerbangan dan dirgantara di tanah air, antara lain PT Dirgantara Indonesia (Persero), satu-satunya produsen pesawat di Asia Tenggara yang telah memproduksi pesawat terbang dan helikopter untuk keperluan komersial dan militer, dengan spesialisasi di bidang aerostruktur.

Kemudian, ada PT Regio Aviasi Industri yang dengan dukungan pemerintah saat ini sedang mengembangkan pesawat Turbo-propeller untuk penerbangan jarak menengah yang sesuai dengan geografi Indonesia dan Asia Tenggara. Kedua perusahaan didukung oleh asosiasi Indonesia Aircraft Components Manufacturer Association (INACOM).

Selanjutnya juga terdapat perusahaan yang sangat penting bagi dunia penerbangan nasional, yakni Pudak Scientific yang lebih dari 80% produknya berorientasi ekspor dan telah berhasil memasuki rantai pasokan internasional pesawat.

“Mereka turut menjadi tulang punggung transportasi dan konektivitas nasional kita, serta penggerak utama perekonomian Indonesia. Saya senang melihat tiga perusahaan utama, saat ini bekerja pada sangat baik untuk memastikan maskapai kita kembali mengudara," pungkas Menperin.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Rizky Billar foto by Ig Pribadi RB

Rabu, 05 Oktober 2022 - 14:31 WIB

Dampak Dugaan KDRT, Rizky Billar Diputus Kontrak Sebagai Host D Academy 5 Indosiar

Analisa Sutrisno Buyil sebagai wartawan hiburan seniro yang dimuat dibeberapa media, tentang karier Rizky Billar bakal tamat. Mulai jadi kenyataan, Komisi Penyiaran Indonesia atau KPI dengan…

Pabrik TACO di Cikande

Rabu, 05 Oktober 2022 - 13:56 WIB

TACO Resmi Kantongi Sertifikat TKDN

TACO sebagai solusi produk interior mengumumkan pencapaiannya atas sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI), International Organization for Standardization (ISO), Top Brand, Singapore Green…

Head of Community PINTU Jonathan Hartono

Rabu, 05 Oktober 2022 - 13:55 WIB

Aplikasi PINTU Berikan Edukasi Crypto dan Blockchain Kepada Tiga Kampus Besar Indonesia di ICMF 2022

PT Pintu Kemana Saja dengan brand PINTU, platform jual beli dan investasi aset crypto terus bergerilya memberikan edukasi tentang investasi aset crypto dan teknologi blockchain. PINTU mendapatkan…

FHTB 2022 Tingkatkan Jumlah Wisman ke Bali

Rabu, 05 Oktober 2022 - 13:10 WIB

12.000 Pengunjung, FHTB 2022 Tingkatkan Jumlah Wisman ke Bali

Pameran Food, Hotel & Tourism Bali (FHTB) 2022 telah resmi berakhir pada 24 September lalu. Tiga hari gelaran ini berlangsung bersama Retail Indonesia sukses menggaet 12,000 pengunjung, 300…

Perwatusi Sosialisaikan Gerakan Jawa Timur Melawan Osteoporosis

Rabu, 05 Oktober 2022 - 12:46 WIB

Perwatusi Sosialisaikan Gerakan Jawa Timur Melawan Osteoporosis

Perkumpulan Warga Tulang Sehat Indonesia (Perwatusi) bersama Dinas Kesehatan dan TP PKK Provinsi Jatim mencanangkan ‘Gerakan Jawa Timur Melawan Osteoporosis’. Salah satu programnya adalah…