Upaya Perkuat Promosi, Kemenparekraf Tambah Jumlah Mitra Co-Branding 'Wonderful Indonesia'

Oleh : Candra Mata | Kamis, 25 Agustus 2022 - 10:45 WIB

Penandatanganan MoU dan Perjanjian Kerjasama (PKS) Kemitraan Co-branding yang berlangsung di Double Tree by Hilton Hotel, Jakarta
Penandatanganan MoU dan Perjanjian Kerjasama (PKS) Kemitraan Co-branding yang berlangsung di Double Tree by Hilton Hotel, Jakarta

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) memperkuat kolaborasi dengan menjalin kerja sama co-branding bersama sejumlah brand dalam upaya meningkatkan citra pariwisata Indonesia, khususnya brand "Wonderful Indonesia".  

Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan MoU serta PKS antara Kemenparekraf/Baparekraf dengan perwakilan 17 brand mitra co-branding terbaru "Wonderful Indonesia" yang berlangsung di DoubleTree by Hilton Hotel, Jakarta, Rabu (24/8/2022). 

Plt. Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf sekaligus Sekretaris Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Sekretaris Utama Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ni Wayan Giri Adnyani dalam acara tersebut mengatakan, melalui perjanjian kerja sama ini maka jumlah mitra co-branding "Wonderful Indonesia" saat ini berjumlah 70 brand yang akan bersama-sama berkolaborasi dalam membangun pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia.

"Mitra co-branding berasal dari industri pariwisata dan non pariwisata, seperti hotel, rumah makan, online travel agent, food and beverages, manufaktur, dan FMCG (Fast Moving Consumer Good)", kata Ni Wayan Giri Adnyani dari keterangannya yang diterima redaksi INDUSTRY.co.id, pada Kamis (25/8/2022).

Ni Wayan menjelaskan, dalam memperkuat brand equity terdapat delapan faktor penting, Yaitu collaboration, value, emotional capital, awareness, serta communication. Selain itu juga strategy, reputation, dan legal & ethical decision making. 

Seluruh faktor tersebut dipastikan akan terimplementasi secara menyeluruh dalam program Wonderful Indonesia Co-Branding bersama-sama dengan seluruh mitra co-branding yang sudah bergabung. 

"Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, tidak dapat bekerja sendiri dalam membangun brand Wonderful Indonesia sebagai brand pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia yang kuat. Dibutuhkan sinergi dan integrasi yang terwujud melalui kolaborasi dan kolabor-aksi dalam program Wonderful Indonesia Co-Branding ini,” kata Ni Wayan Giri. 

Ia menyampaikan, melalui kerja sama ini diharapkan kebangkitan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dalam mendukung perekonomian nasional dengan terbukanya lapangan kerja bagi masyarakat dapat terwujud. 

“Bersama kita pulih lebih cepat, bangkit lebih kuat untuk pariwisata dan ekonomi kreatif kita, dan sebagai tuan rumah World Tourism Day 2022 serta G20 yang baik, mari bersama-sama kita jaga dan sukseskan acara tersebut,” pungkasnya.

Direktur Komunikasi Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf, Martini M. Paham, menjelaskan, inisiatif co-branding ini dilakukan untuk dapat mencapai berbagai tujuan strategis. Di antaranya adalah meningkatkan brand equity Wonderful Indonesia di pasar domestik dan global, juga memperluas penetrasi pasar dan memperkuat brand exposure bersama. 

Selain itu juga diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi pemasaran, melakukan sharing resources antara kedua belah pihak yang bermitra sehingga menghasilkan efektivitas pemasaran yang maksimal. 

"Serta memberi kesempatan kepada para mitra untuk tumbuh bersama dalam membangun citra merek masing-masing. Jadi tidak hanya tujuan strategis bagi brand 'Wonderful Indonesia', tapi kedua belah pihak," kata Martini M. Paham. 

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno di kesempatan terpisah menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kolaborasi antara brand "Wonderful Indonesia" dengan sejumlah brand dalam upaya meningkatkan citra pariwisata Indonesia. 

Sandiaga menuturkan, berdasarkan Travel & Tourism Development Index (TTDI) 2021 yang dikeluarkan oleh World Economic Forum, country brand strategy ranking Indonesia menduduki peringkat ke-25 dari 117 negara, naik 13 peringkat dari posisi tahun 2019 yang berada di peringkat 38. 

"Kolabor-aksi bersama berbagai pihak dalam meningkatkan kepercayaan serta brand equity sangat penting. Dan ini terbukti dengan indeks pariwisata dan ekonomi kreatif yang dikeluarkan oleh World Economic Forum dalam Travel & Tourism Development Index 2021 mencatat Indonesia berada di peringkat 32 mengungguli Malaysia dan Thailand sebagai rival kita sejak dulu,” kata Sandiaga. 

Peningkatan tajam tersebut juga diiringi oleh peringkat TTDI 2021 Indonesia yang berada di peringkat 32, mengungguli Malaysia (38), dan Thailand (36). Hal ini, kata Sandiaga, menunjukkan bahwa pengembangan pariwisata Indonesia sudah di jalur yang tepat.

“Adaptasi, inovasi, dan kolaborasi merupakan tiga hal utama yang harus kita lakukan agar dapat segera pulih dan bangkit semakin kuat dalam memasarkan dan mempromosikan pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia," kata Menparekraf Sandiaga. 

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf, Sumarni; serta Kepala Biro Komunikasi Kemenparekraf/Baparekraf, I Gusti Ayu Dewi Hendriyani.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Federasi Serikat Pekerja Panasonic GOBEL (FSPPG) - KSARBUMUSI

Sabtu, 03 Desember 2022 - 13:39 WIB

Panasonic GOBEL Group Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur

Panasonic Gobel Group mengirimkan 5.285 bantuan logistik untuk para korban bencana alam pasca gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,6 yang terjadi di Cianjur pada 21 November 2022 lalu.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono

Sabtu, 03 Desember 2022 - 12:17 WIB

Upacara Hari Bakti PUPR ke-77, Menteri Basuki: Jaga Kepercayaan Publik dan Kredibilitas

Dalam rangka memperingati Hari Bakti PUPR ke-77, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyelenggarakan upacara Peringatan Hari Bakti Pekerjaan Umum ke-77 dengan tema, “77…

Minyak makan merah

Sabtu, 03 Desember 2022 - 12:00 WIB

MenKopUKM Pastikan Pabrik Minyak Makan Merah di Sumut Bakal Beroperasi Awal Tahun

Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) memastikan kesiapan pabrik minyak makan merah di Deli Serdang, Sumatera Utara, yang direncanakan akan beroperasi pada awal 2023.

Founder Helwa Beautycare Nabila Attamimi

Sabtu, 03 Desember 2022 - 12:00 WIB

Helwa Beautycare Berikan Apresiasi Khusus Bagi Pelanggan Setianya

Saat ini skincare menjadi kebutuhan bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, terutama yang peduli dengan kecantikan dan perawatan. Selain itu, skincare juga sudah menjadi gaya hidup yang menunjang…

Ilustrasi jantung

Sabtu, 03 Desember 2022 - 11:34 WIB

Elixir Medical Corporation Perkenalkan Teknologi Baru Perawatan Jantung di ISICAM 2022

Bioadaptor adalah teknologi terbaru dalam pengobatan penyakit jantung koroner yang dikembangkan dan diproduksi oleh Elixir Medical Corporation, sebuah perusahaan teknologi medis yang berbasis…