Mau Disayang Teman Kerja? Ini Caranya...

Oleh : Irvan AF | Selasa, 27 Juni 2017 - 08:17 WIB

Ilustrasi rekan kerja. (Foto: Gallup)
Ilustrasi rekan kerja. (Foto: Gallup)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Rekan kerja yang baik menyuntikkan kesenangan dan energi positif dalam hari kerja kita. Mereka bekerja dengan kita untuk mencapai tujuan umum dan merupakan sebuah bagian besar dari alasan mengapa kita berharap untuk menonjol dalam pekerjaan. Menstimulasi rekan kerja membuat tim, dan lebih luasnya, perusahaan menjadi lebih kuat.

Kebahagiaan kita dalam pekerjaan menciptakan korelasi langsung dengan kinerja kita. Lingkungan kerja yang dinamis menghasilkan ide-ide segar dan sudut pandang untuk terobosan kreatif. Akan tetapi orang-orang, bukan ruangnya, yang menentukan. Setiap orang memiliki bagian untuk berperan dalam mendefinisikan budaya dan lingkungan kerja perusahaan.

Apa yang membuat seseorang menjadi rekan kerja yang disayang? Berikut adalah 7 kualitas rekan kerja favorit semua orang, seperti dilansir oleh Tim Jobstreet:

1. Terbuka

Bersikap menerima sudut pandang yang berbeda dan kritik membangun merupakan sebuah kualitas penting yang meningkatkan kerja tim dan produktivitas. Hal ini tidak berarti bahwa Anda harus setuju akan segala hal dan menjadi seorang yang gampangan. Hal ini berarti menghormati opini yang berbeda, dan memiliki kerendahan hati untuk menerima kritik membangun akan kinerja Anda. Anda tidak harus setuju dengan hal tersebut, akan tetapi review dari rekan Anda dapat menjadi suatu cara yang hebat untuk berkembang dan tumbuh.

2. Fleksibel

Kemampuan beradaptasi akan perubahan adalah kunci untuk pertumbuhan yang berkelanjutan, khususnya untuk lingkungan kerja kreatif dan industri kompetitif. Lebih dari sebelumnya, sekarang ini menyesuaikan diri dengan laju  perkembangan teknologi  yang cepat – cara kita hidup, bekerja, dan bermain telah sepenuhnya bertransformasi, dan berlanjut untuk berevolusi dalam kehidupan sehari-hari. Dalam beberapa tahun kedepan, mobil-mobil tanpa pengemudi dan drone delivery akan menjadi penampakan sehari-hari, dan siapa tahu ada yang lainnya lagi!

3. Akuntabilitas

Akuntabilitas — pengakuan akan kinerja dan tanggung jawab Anda – mengatakan pada anggota tim Anda bahwa mereka bisa mengandalkan Anda untuk menyelesaikan pekerjaan ketika Anda menyanggupi untuk menyelesaikannya. Hal ini menunjukkan integritas dan kepercayaan ketika Anda membuat diri Anda sendiri dapat diandalkan untuk memenuhi batas akhir dan standar penyampaian, khususnya ketika Anda melakukan kesalahan dan focus kepada gambaran besarnya daripada membuat alasan untuk menutupi kesalahan.

4. Inisiatif

Inisiatif mengatakan banyak hal tentang karakter seseorang. Cepat bertindak saat Anda melihat anggota tim Anda berjuang dengan suatu tugas atau hanya sekedar memberi ide segar dan masukan yang membangun tanpa diminta akan memberikan Anda nilai tambah di depan tim Anda. Setiap orang menghargai seorang anggota tim yang selalu menolong!

5. Pemain tim

Tunjukkan bagaimana Anda adalah seorang bintang pemain tim dengan tetap fokus pada pekerjaan dan memprioritaskan tujuan perusahaan. Jangan teralihkan oleh politik kantor dan berpihak pada satu sisi. Hal ini bukanlah tujuan Anda digaji. Teman tim Anda akan lebih menghormati Anda karena hal ini dan mengapresiasi profesionalisme Anda.

6. Empati

Tunjukkan empati untuk rekan kerja Anda saat mereka menghadapi masalah pribadi maupun masalah pekerjaan membuat perbedaan besar yang mungkin tidak Anda sadari. Hanya fakta sederhana bahwa seseorang peduli terhadap apa yang sedang Anda alami membuat Anda merasa dihargai dan entah bagaimana hal ini dapat mengurangi stress Anda. Empati juga membantu membentuk ikatan antara dua pihak, memupuk kepercayaan yang lebih besar dan rasa saling hormat.

7. Pemecah masalah

Pernahkah Anda memperhatikan bagaimana cara orang-orang dengan sendirinya mulai menunjukkan jari mereka ketika ada masalah? Reaksi defensif ini benar-benar tidak berguna dalam memecahkan masalah dan tidak produktif dalam berbagai cara. Penting untuk mengidentifikasi penyebab masalah untuk mencegah adanya kekambuhan, tetapi prioritasnya sebaiknya ada pada memecahkan masalah dan mengendalikan kerugian daripada menyalahkan dan mempermalukan seseorang. Wow, dengan adanya anggota tim Anda ditambah dengan kemampuan Anda dalam memecahkan masalah dan Anda akan dengan instan menjadi orang favorit yang akan selalu didatangi.

Adakah hal lain yang ingin ditambahkan dalam daftar tersebut? Bagikan dengan kami dalam bagian komentar di bawah ini.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Raja Ampat Papua Barat (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 19 Mei 2019 - 21:00 WIB

Pemkab Raja Ampat Dukung Pengelolaan Destinasi Terapkan Prinsip Pariwisata Berkelanjutan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Raja Ampat, Provinsi Papua Barat mendorong dua kampung wisata meraih penghargaan "Indonesia Sustainable Tourism Award" atau Pengelolaan destinasi mererapkan prinsip-prisip…

Pantai Air Manis Padang (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 19 Mei 2019 - 18:00 WIB

Icon Kota Padang, Pantai Air Manis Terus Percantik Diri

Pemerintah Kota Padang bersama Pemerintah Pusat mengucurkan anggaran sebesar Rp16 miliar untuk membenahi objek wisata Pantai Air Manis Padang yang kerap dikenal dengan legenda Malin Kundang.

Ilustrasi Biodiesel 20 Persen (B20)

Minggu, 19 Mei 2019 - 16:30 WIB

Tekan Impor Migas, Kemenperin Bakal Dongkrak Produksi Green Fuel

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tengah berusaha mendongkrak kontribusi industri nonmigas dengan mendorong produksi bahan bakar yang masih ketergantungan pada impor, di antaranya memproduksi…

Ilustrasi Ekspor (ist)

Minggu, 19 Mei 2019 - 15:40 WIB

Ekspor Produk Manufaktur Masih Tertinggi

Industri pengolahan nonmigas konsisten memberikan kontribusi paling besar terhadap nilai ekspor nasional.

Industri Tekstil

Minggu, 19 Mei 2019 - 15:01 WIB

Upaya Pemerintah Dongkrak Produktivitas Industri Tekstil dan Pakaian Menuju Lima Besar Dunia

Berdasarkan Making Indonesia 4.0, industri TPT merupakan satu dari lima sektor manufaktur yang tengah diprioritaskan pengembangannya sebagai pionir dalam peta jalan penerapan revolusi industri…