Android-fever: Sebanyak Mengkhawatirkan Privasi di Platform Android

Oleh : Hariyanto | Jumat, 12 Agustus 2022 - 15:00 WIB

Ilustrasi perangkat android
Ilustrasi perangkat android

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kaspersky menganalisis data anonim, yang disediakan secara sukarela oleh pengguna Privasi Checker. Ini adalah situs web yang menawarkan saran bermanfaat tentang instruksi privasi dan keamanan untuk berbagai platform internet dan aplikasi digital.

Menurut data, pengguna paling tertarik untuk mengetahui cara mengatur pengaturan privasi untuk layanan khusus di Android (85%). Untuk aplikasi, sebagian besar permintaan tahun ini terkait dengan pedoman keamanan Google (22%).

Menurut 'Digital Privacy and Security Survey' yang dilakukan oleh Calyx Institute pada tahun 2021, 80% responden banyak mengkhawatirkan tentang privasi digital selama setahun terakhir dan 59% mengaku lebih menyadari tentang bagaimana data mereka diperlakukan dibandingkan tahun lalu.

Untuk menghilangkan kekhawatiran ini, pengguna dapat membatasi jumlah data pribadi yang tersedia secara online, dengan layanan seperti Kaspersky Privacy Checker yang menyediakan fitur bermanfaat.

Temuan Kaspersky diperoleh berdasarkan data anonim terkait kunjungan ke situs web Kaspersky Privacy Checker antara Januari 2022 dan Juli 2022. Ini termasuk menganalisis layanan dan platform mana yang paling sering diminta oleh pengguna untuk instruksi pengaturan keamanan.

Berdasarkan data ini, permintaan pedoman privasi untuk layanan di platform Android jauh lebih banyak dibandingkan dengan OS lain. Windows dan iOS mendapatkan hasil yang sama (6%), dan jumlah permintaan terendah tercatat untuk Mac (3%).

Angka untuk halaman yang paling banyak dilihat di situs Privacy Checker juga mengonfirmasi popularitas terbesar untuk permintaan Android – lima teratas semuanya terkait dengan instruksi untuk OS ini. Jumlah pengguna tertinggi yang tertarik dengan pengaturan privasi tingkat menengah untuk Google (17%).

Tiga posisi berikutnya semuanya mencatat jumlah yang sama (9%), dan ini adalah aturan privasi menengah untuk Chrome dan WhatsApp, serta pedoman paling ketat untuk Google. Kelima adalah instruksi keamanan tingkat menengah untuk Facebook (7%).

Untuk pengaturan layanan, pengguna paling sering tertarik pada pedoman untuk Google (22%), WhatsApp (14%), aturan privasi sistem operasi dan Chrome (masing-masing 12%). Instagram (11%) menutup lima besar, sedikit mengungguli Facebook tahun ini dalam hal jumlah permintaan dengan pangsanya sebesar 10%.

Selain itu, pada platform Privacy Checker, pengguna dapat memilih dari tiga tingkat pengaturan keamanan yang berbeda – ketat, sedang, dan ringan. Tahun ini untuk semua layanan, pangsa permintaan terbesar terkait dengan instruksi tingkat menengah. Pengecualian adalah untuk browser Safari, di mana pengguna lebih tertarik pada aturan privasi yang paling ketat – 54% versus 45% untuk medium.

“Statistik pengunjung dari Privacy Checker menunjukkan aspek privasi dan keamanan online mana yang paling menarik perhatian pengguna. Tahun ini Instagram menduduki puncak di atas Facebook dan TikTok, dimana ini cukup mengejutkan mengingat jumlah pengawasan TikTok masih diterima dari publik dan pihak berwenang. Tampaknya ini mungkin terkait dengan pembaruan 'persyaratan layanan' yang dibuat selama tahun ini, dan pengguna ingin memastikan bahwa data pribadi mereka aman, apa pun yang terjadi,” komentar Sergey Malenkovich, Head of Social Media di Kaspersky yang dikutip INDUSTRY.co.id, Jumat (12/8/2022).

Informasi terperinci tentang pengaturan privasi akun tersedia di situs web Kaspersky Privacy Checker. Selain itu, Kaspersky juga telah menyiapkan checklist singkat untuk membantu pengguna melindungi informasi pribadi mereka di semua platform:

• Solusi keamanan sering kali memiliki fitur penjelajahan pribadi, yang dapat membantu menghindari pelacakan internet.

• Meninjau izin untuk aplikasi seluler dan ekstensi browser. Sebaiknya hindari memasang ekstensi browser kecuali Anda benar-benar membutuhkannya. Periksa dengan cermat izin yang Anda berikan.

• Penyimpanan umum bukanlah tempat terbaik untuk menyimpan informasi pribadi, seperti pemindaian paspor atau daftar kata sandi. Pilihan yang lebih baik adalah menyimpannya dalam arsip terenkripsi.

• Merupakan praktik yang baik untuk memperbarui sistem operasi dan aplikasi penting saat dan seketika pembaruan tersedia. Banyak masalah keamanan dapat diselesaikan dengan menginstal versi perangkat lunak yang diperbarui.

• Cobalah untuk menghindari mengunggah informasi yang mungkin memberikan detil terlalu banyak, seperti alamat Anda, nomor telepon pribadi, alamat e-mail, dan data pribadi lainnya. Sebelum membagikan apa pun, pertimbangkan apakah mungkin ada konsekuensi yang tidak diinginkan, dan jangan membagikan apa pun yang dapat membahayakan privasi Anda maupun orang lain.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Founder dan CEO CoinEx Haipo Yang

Kamis, 29 September 2022 - 20:54 WIB

Membaca Kiprah Crypto Exchange CoinEx untuk Donasi Kemanusiaan

Jakarta-Berkomitmen pada gagasan amal tanpa batas telah menjadi visi awal dari organisasi nirlaba yang dihadirkan bursa kripto CoinEx, CoinEx Charity.

Bank Sumut (Foto Ist)

Kamis, 29 September 2022 - 20:24 WIB

Perbesar Kredit ke Sektor Riil, Bank Sumut Siap Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Medan– Provinsi Sumatera Utara memiliki potensi ekonomi yang cukup besar, karena menjadi basis berbagai komoditas unggulan nasional serta sentra manufaktur di luar Pulau Jawa.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto Doc Golkar

Kamis, 29 September 2022 - 20:14 WIB

Ekonomi Digital Indonesia akan Capai 150 Miliar US di 2025, Pemerintah Harus Siapkan Infrastruktur dan Tingkatkan SDM

Jakarta - Pertumbuhan Ekonomi digital akan sangat dinikmati oleh kaum muda Indonesia. Untuk itu, pemerintah diminta tidak hanya menyiapkan infrastruktur, tetapi juga meningkatkan sumber daya…

Ketua DPP PDIP Puan Maharani dalam waktu dekat akan segera bertemu dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. Sebelumnya, pertemuan kedua elite itu dijadwalkan pada bulan lalu, namun tertunda. Doc DPR

Kamis, 29 September 2022 - 20:06 WIB

Pertemuan Airlangga-Puan Bakal Buka Peluang Koalisi Pilpres 2024

Jakarta- Ketua DPP PDIP Puan Maharani dalam waktu dekat akan segera bertemu dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. Sebelumnya, pertemuan kedua elite itu dijadwalkan pada bulan lalu,…

forum diskusi bertema “Kelola Rencana Keuangan Ala Milenial Miliki Properti,”

Kamis, 29 September 2022 - 19:48 WIB

Synthesis Huis Berikan Solusi Keuangan Bagi Executive Milenial untuk Miliki Rumah di Jakarta

Hadirnya Synthesis Huis di wilayah Cijantung, Jakarta Timur dapat dijadikan pilihan hunian bagi semua kalangan termasuk executive milenial. Hal ini diungkapkan oleh Managing Director Synthesis…