INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT Metropolitan Land Tbk (MTLA/Metland) bakal membuka kapasitas kamar hotel Horison Ultima Kertajati pada September 2022 untuk menyambut penerbangan umroh melalui Bandara Internasional Kertajati.
"Saat ini, kamar yang dioperasikan sekitar 100 unit. Nanti pada saat penerbangan umroh melalui embarkasi Bandara Internasional Jaba Barat (BIJB), kami akan buka full 124 kamar alias 100 persen," kata Direktur PT Metropolitand Land Tbk. Olivia Surodjo di Kertajati, Beberapa waktu lalu.
Menurut Olivia, penerbangan umroh diprediksi menjadi aktivitas yang berkontribusi besar terhadap tingkat okupansi Horison Ultima Kertajati.
"Tingkat okupansi Hotel Horison Ultima Kertajati sejak dioperasikan pada Desember 2021 memang belum memuaskan, di mana tingkat okupansinya masih di bawah 50%, namun tren okupansi semakin baik. Akan tetapi, kami ternyata mendapat banyak income dari F&B dan MICE (meeting, incentive, convention, exibition) yang secara angka lebih tinggi dari sewa kamar,” tutur Olivia.
Tak hanya itu, layanan kargo udara juga turut diprediksi akan mendongkrak tingkat okupansi hotel Horison Ultima Kertajati.
BIJB sendiri mengungkapkan, layanan kargo yang difasilitasinya menunjukan tren peningkatan sejak Desember 2021 dengan kapasitas volume kargo 15 ton per hari.
BIJB menuturkan, saat ini kapasitas layanan kargo telah berada di level 40 ton hingga 60 ton per hari. Pihaknya akan meningkatkan volume kargo dua kali lipat.
Melalui rencana ini, okupansi Hotel Ultima Horison Kertajati ditargetkan akan terus meningkat jika terjadi realisasi komitmen kerja sama strategis dengan sejumlah maskapai yang membuka layanan kargo.
Wahyu Sulistio selaku Direktur Metland, juga meyakini okupansi di Hotel Horison Ultima Kertajati bakal menanjak, menyusul pembangunan beberapa infrastruktur baru untuk membuka akses ke BIJB.
“Pemerintah terus mempercepat pembangunan infrastruktur Tol Cileunyi - Sumedang - Dawuan (Cisumdawu) yang dijadwalkan mulai beroperasi pada Desember 2022. Dengan adanya akses tol ini menjadikan waktu tempuh Bandung dan sekitarnya ke BIJB menjadi hanya 45 menit. Hal ini tentu akan membuat demand kamar hotel meningkat,” kata Wahyu.
Wahyu optimistis, terlebih pembangunan infrastruktur konektivitas Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) terus dipercepat dan dijadwalkan beroperasi pada Desember 2022, sehingga demand kamar hotel akan terus bertambah.
"Perseroan akan sangat diuntungkan dengan operasionalisasi BIJB dan Tol Cisumdawu yang menghubungkan Kota Bandung dan sekitarnya dengan kawasan Majalengka dan sekitarnya," tutur Wahyu.
Sementara itu, Vice President of Commercial dan Technical PT Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati, Ari Widodo mengungkapkan, pihaknya telah menyiapkan berbagai program jangka pendek dan jangka panjang untuk mengembangkan bandara, maupun cluster-cluster dalam kawasan AeroCity BIJB secara keseluruhan salah satunya melalui kerja sama dengan mitra-mitra strategis yakni maskapai dan perusahaan perjalanan (travel company) untuk program perjalanan yang sifatnya mudah dikendalikan, seperti perjalanan umroh dan layanan kargo.
"Kami sangat siap, bila Bandara Kertajati dioperasionalkan secara komersial sewaktu-waktu, terutama seiring dengan terhubungnya Tol Cileunyi - Sumedang - Dawuan (Cisumdawu)," kata Ari.
Dia memastikan, bahwa Bandara Kertajati tidak mangkrak. Pasalnya, semua terminal masih terawat dan semua sistem bekerja dengan baik.