INDUSTRY co.id - Jakarta - Harga emas menguat ke zona $1712,82 per troy ons. Pada pagi hari ini harga emas menguat dibandingkan dengan penutupan kemarin. Menguatnya harga emas ditopang oleh index dolar Amerika Serikar (AS) bergerak menjauhi zona tertingginya.
"Melandainya dolar AS menjadi sentiment positif bagi pergerakan emas pagi ini. Dolar AS bergerak ke zona 107,5 menjauhi posisi tertingginya yang berada di zona 109," kata Girta Yoga, Research & Development ICDX dalam keterangannya yang dikutip INDUSTRY.co.id, Senin (18/7/2022).
Melemahnya dolar AS terjadi ditengah ekspektasi kenaikan tingkat suku bunga. Meski demikian pergerakan emas rawan mengalami pelemahan dikarenakan pasar berekspektasi bank sentral AS The Federal Reserve (The Fed) berencana menaikan tingkat suku bunga sebesar 75 basis poin pada pertemuan tanggal 26-27 Juli.
Pelemahan dolar menjadikan emas yang dihargakan dengan dolar akan terasa menjadi lebih murah. Pada saat dolar AS bergerak turun membuat investor tidak ingin menyimpan aset mereka dalam bentuk uang karena mudah kehilangan nilainya dan lebih memilih berinvestasi emas yang harganya cenderung stabil.
"Harga emas menguat dengan support saat ini beralih ke areal $1693,04 dan resistance terdekatnya berada di areal $1731,84. Support terjauhnya berada di areal $1689,93 hingga ke areal $1679,07, sementara untuk resistance terjauhnya berada di areal $1737,27 hingga ke areal $1747,36," ungkapnya.