INDUSTRY.co.id, Jakarta - Menjelang liburan Lebaran atau Hari raya Idul Fitri 1438 Hijriah, Menteri Pariwisata, Arief Yahya untuk memanfaatkan libur Lebaran tersebut untuk berkunjung ke destinasi wisata di daerah.
"Sebaiknya, jangan lewatkan 10 destinasi unggulan," himbau Menpar dalam siaran persnya yang diterima Industry.co.id, Jakarta, Selasa (20/6/2017).
Kebetulan, Lebaran bersamaan dengan liburan anak-anak sekolah yakni Juni-Juli 2017.
"Paling tidak destinasi dan industri pariwisata yang akan bertemu langsung dengan wisatawan baik mancanegara maupun nusantara, sebaiknya direncanakan, agar liburan keluarga menjadi berkualitas," sambung Menpar.
Selain itu, Kemenpar terus mendorong daerah untuk aktif mempromosikan daerah wisata alam dan kulinernya. Juga menggelar banyak event yang memperkuat pamor masing-masing daerah. Misalkan, kini Aceh bersama Lombok dan Sumatera Barat diposisikan sebagai halal destination dan halal tourism.
Adapun 10 destinasi pariwisata unggulan yang baru-baru ini dilaunching sebagai destinasi branding tersebut adalah Bandung (Jawa Barat), Great Bali, Great Jakarta, Great Kepri, Joglosemar (Jogja-Solo-Semarang), Coral Wonders (Wakatobi-Bunaken-Raja Ampat), Medan, Makassar, Lombok, dan Banyuwangi.
Selain itu, program Kemenpar lainnya yakni bangun homestay desa wisata akan dibangun 100 ribu homestay pada 2019 mendatang yang tersebar di seluruh Indonesia, minimal di 10 Bali Baru, atau 10 Destinasi Prioritas.
Adapun 10 Destinasi Prioritas yang sudah diputuskan oleh Presiden Joko Widodo yakni Danau Toba Sumut, Tanjung Kelayang Belitung, Tanjung Lesung Banten, Kepulauan Seribu Jakarta, Borobudur Jawa Tengah, Bromo Jawa Timur, Mandalika Lombok, Labuan Bajo NTT, Wakatobi Sultra dan Morotai Maltara.
"Tahun 2017 ini ditargetkan dibangun 20 ribu, tahun 2018 ditambah 30 ribu lagi, dan tahun 2019 dibangun 50 ribu. Total 100 ribu," pungkas Menpar, Arief Yahya.