INDUSTRY.co.id - Jakarta - Platform perdagangan headless commerce berbasis Open API milik Setara Networks Worldwide, tara-indepay mengumumkan peluncuran pembayaran One-click checkout pertama di Asia Tenggara.

Advertisement

Dalam peluncuran tersebut, tara-indepay menggandeng salah satu perusahaan raksasa di industri makanan dan minuman (F&B) terbesar di dunia, Domino's Pizza.

Pengalaman pelanggan dalam hal pembayaran menjadi fokus utama dalam kerja sama ini. Kemitraan ini akan memungkinkan pelanggan dari Domino’s Pizza untuk menikmati fasilitas One-click checkout dengan rekening bank BRI yang mereka miliki tanpa perlu beralih ke halaman aplikasi pembayaran atau perbankan lain.

Advertisement

Pelanggan dapat mendaftar dan membuat unique Pay-ID untuk menjalankan pembayaran dan cukup dengan satu klik yang mudah.

One-click checkout yang revolusioner dari tara-indepay dibangun untuk menjadi solusi dari permasalahan ini sekaligus menawarkan kecepatan dan kenyamanan serta standar keamanan tertinggi untuk pelanggannya.

Advertisement

Co-founder & Chief Executive Officer Setara Networks Worldwide Rajib Saha mengatakan, tara-Indepay meluncurkan layanan one-click checkout karena banyak dari konsumen barang dan jasa online kesulitan saat bertransaksi.

Mereka perlu melewati proses panjang dengan harus memasukkan informasi seperti detail kartu, kode keamanan kartu atau CVV, tanggal kadaluarsa, dan alamat. Ini berdampak pada tingginya angka pembatalan ketika sudah di halaman checkout.

Advertisement

tara-Indepay juga mencatat, ada beragam kesulitan dan tantangan yang banyak dialami pelanggan dan pedagang dikarenakan mekanisme pembayaran. Misalnya, 17% atau 1 dari 6 transaksi dibatalkan karena proses checkout yang lama dan rumit. Kemudian, 9% karena tidak adanya pilihan metode pembayaran atau platform yang diinginkan.

Selain itu, 4% karena penolakan kartu kredit dan banyak diantaranya adalah karena tingginya biaya pembayaran serta biaya transfer antar bank.

"Dengan platform ini, kami memberikan solusi dengan menawarkan pengalaman transaksi yang sangat murah, cepat, mudah dan aman, dengan proses yang singkat. Ini akan berdampak pada jalannya ekonomi digital secara besar-besaran karena akan membantu penjual meningkatkan keuntungan mereka, dan membantu pembeli untuk berbelanja dengan lebih yakin dan aman," katanya di Jakarta, Selasa (31/5).

Harneet Singh, Chief Executive Officer dari Domino's Pizza Indonesia mengatakan, inovasi melalui transformasi digital untuk memenangkan konsumen selalu menjadi keunggulan Dominos Indonesia.

"Kami bangga karena kami menjadi pemain F&B pertama di Indonesia yang meluncurkan pengalaman One-click Checkout dari Indepay yang memungkinkan pembayaran konsumen dapat dilakukan hanya dengan sekali klik," katanya

Ia melihat ini sebagai langkah yang sangat progresif untuk Online Commerce di Indonesia, karena akan berdampak luas dalam menyederhanakan proses pembayaran dengan sempurna.

“Akan sangat menarik melihat pelanggan kami bertransaksi langsung dari rekening bank mereka, yang akan meningkatkan transaksi pembayaran online. Pay-Id menawarkan fleksibilitas yang tak tertandingi, kemudahan penggunaan, serta pemanfaatan dana pelanggan secara optimal dengan menghilangkan kebutuhan membawa uang tunai dan pengelolaan beberapa platform pembayaran pra-dana,” tambah Harneet Singh.

Framework tara.app dengan muatan teknologi indepay menjadikannya satu infrastruktur pembayaran yang sangat terukur dalam mendukung bank, payment gateway, dan perusahaan switching pembayaran dengan membuatnya dapat diakses melalui Open API, yang dapat disesuaikan untuk sistem perekonomian mana pun di seluruh dunia.

Platform agregasi merchant tara-indepay sudah dalam proses integrasi dengan semua bank besar termasuk Bank Mandiri, Bank Tabungan Negara (BTN), Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Danamon dan Bank CIMB Niaga dan diharapkan dapat segera dijalankan dalam waktu 6-8 minggu kedepan.

tara-indepay juga telah bermitra dengan beberapa aggregator perbankan, payment gateway, dan
perusahaan switching untuk memperluas platform ke bank BUKU 2 dan BUKU 3.

Framework tara.app versi beta, yang telah diperkenalkan beberapa bulan lalu, saat ini sedang pada tahap uji coba di lingkup pedagang dan UKM dari berbagai jenis dan kelas guna menghadirkan solusi bisnis dalam satu platform yang lengkap dan diharapkan akan segera ada pembaruan besar. Ini akan menjadi disrupsi besar dalam proposisi bisnis langsung kepada konsumen.