INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kalau kamu tinggal di kota, mungkin kamu tidak akan melihat pemandangan dimana anak-anak bermain mainan tradisional. Eits, tapi jangan salah! Meskipun permainan tradisional terlihat jarang dimainkan, sebenarnya masih banyak permainan tradisional Indonesia yang masih populer sampai sekarang. Mau tahu permainan apa saja yang masih populer sampai sekarang? Yuk, sima artikel di bawa ini!

1. Congklak/ Dakon

Kalau kamu pernah pergi ke rumah nenek atau saudaramu di desa, kamu pasti pernah melihat alat congkak. Permainan tradisional Indonesia ini cukup terkenal di kalangan perempuan dan sering dimainkan di dalam rumah, sehingga kamu akan sering melihatnya di dalam ruangan. Biasanya, congkak mempunyai 16 lubang yang harus diisi dengan 16 biji secara rata. Dua pemain wajib untuk mengambil biji di tiap lubang dan memasukan bijinya ke lubang yang lain satu per satu. Pemain yang kehabisan biji di sisinya adalah pemenang dari permainan ini. Cukup menarik, bukan?

2. Cublak-Cublak Suweng

Cublak-cublak suweng adalah permainan tradisional Indonesia yang sangat simpel. Kamu cuma butuh setidaknya empat pemain, dan salah satu dari pemain harus menjadi “punggung” yang rela mau menutup matanya sambil merasakan pemain yang lain memindahkan kerikil dari satu tangan ke tangan yang lain di punggungnya. Ketika pemain lain sudah selesai bernyanyi, “sang punggung” harus menebak kerikilnya ada di tangan siapa. Jika tebakannya benar, maka orang yang ditebak adalah “punggung” berikutnya. Game ini terdengar sangat simpel, tapi justru kesederhanaan ini lah yang membuat permainan ini digemari oleh anak-anak TK dan SD.

3. Engkleng/ Engklek

Engklek adalah permainan tradisional Indonesia populer yang cukup dikenal oleh anak-anak SD, terutama anak perempuan. Bahkan, permainan ini masih bisa dijumpai di perkotaan. Hal ini karena permainan tradisional ini cukup challenging.

Di permainan ini, pemain harus membuat gambar menyerupai huruf T dengan menggunakan kotak-kotak. Lalu di ujungnya, kamu wajib menaruh setengah lingkaran. Setiap pemain harus mencoba untuk melemparkan kerikil sampai ke setengah lingkaran tersebut dan mengambilnya dengan lompat di dalam kotak yang ada dengan satu kaki saja. Dan, kamu tidak boleh melewati satu kotak pun. Hal ini cukup menantang, tetapi hal ini lah yang membuat permainan ini seru populer.

4. Layangan

Meskipun layangan masih sering dijumpai sampai sekarang, permainan ini masih bisa masuk ke dalam kategori permainan tradisional Indonesia. Sama seperti layangan biasanya, layangan tradisional terdiri dari kertas minyak yang sudah ditaruh di kerangka kayu. Yang membuat layangan Indonesia berbeda dari layangan lain adalah peraturannya. Di Indonesia, kamu harus berusaha untuk bisa mengendalikan layanganmu dengan benang yang sangat tipis dan memastikan bahwa benang tersebut tidak akan putuhs. Siapa pun yang benangnya berhasil bertahan sampai akhir, dia lah pemenangnya.

5. Kartu

Meskipun kartu bukanlah permainan tradisional Indonesia, beberapa permainan kartu seperti Solitaire dan Spider Solitaire sudah dimodifikasi sekian rupa sehingga anak-anak Indonesia lebih mengerti permainannya. Sama seperti permainan solitaire di komputer, spider solitaire mewajibkan playernya untuk menumpuk kartu sesuai dengan nomor dan tipenya. Jika tidak, mereka akan gagal ketika perhitungan kartu dan koin dilakukan. Kadang ada juga orang yang mengira bahwa bermain Solitaire adalah permainan yang hanya mengandalkan uang. Padahal, Solitaire atai Spider Solitaire cukup menyenangkan lho, apabila ketika ada banyak pemainnya/
Dari semua permainan tradisional Indonesia di atas, yang mana favoritmu?