INDUSTRY.co.id - Bekasi – Accounting Club President University mengadakan acara Webinar Nasional pertama kalinya di tahun 2022 bekerja sama dengan KSPM Universitas Negeri Semarang dan juga Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi  atau Bappebti.

Advertisement

Adapun webinar investasi bertema “Ponzi, Robot Trading, The New Investment Model?” yang diadakan pada Sabtu, 16 April 2022 dari pukul 10:00 pagi hingga pukul 13:10 siang. Acara webinar ini berlangsung secara daring melalui aplikasi Zoom Cloud Meetings.

Akan ada empat sesi topik pembahasan yang akan disampaikan oleh empat narasumber, dimulai dari topik “Robot Trading and Robot Forecasting” yang akan disampaikan oleh Dosen dan peneliti Akuntansi dan Keuangan President University yaitu Dr. Josep.

Advertisement

Dr. Josep akan menjelaskan tentang apa sebenarnya robot trading yang dimaksud, apa defenisi yang benar apa defenisi yang disalahartikan serta bagaimana kebenaran risiko dan returnnya.

Kemudian dilanjut dengan topik “Waspada Investasi Ilegal, Robot Trading, Dan Skema Ponzi Dalam Perdagangan Berjangka” yang akan disampaikan oleh Tirta Karma Sanjaya selaku Kepala biro pembinaan dan pengembangan pasar badan pengawas perdagangan berjangka komoditi kementrian perdagangan.

Advertisement

Acara akan dilanjut dengan topik “Ponzi Scheme Mode in Fraudulent Investment” yang akan disampaikan oleh Andhi Wijayanto, S.E., M.M. selaku Dosen Management di Universitas Negeri Semarang dan diakhiri dengan topik “Wise Investment Planning Moves for Millennials” yang akan disampaikan oleh Putu Chantika Putri Dhammayanti, B.Acc. selaku Equity Analyst di perusahaan PT Ciptadana Sekuritas Asia.

Webinar ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman (financial literacy)  para mahasiswa dan masyarakat atas transaksi dan produk yang di perdagangkan atau ditransaksikan di dunia pasar modal, pasar komoditi atau pasar keuangan lainnya di era sekarang baik risiko, return, karakter produk serta proses investasinya.  

Advertisement

Dengan seminar ini diharapkan mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa tidak tertipu dalam berinvestasi dan tidak menjadi bagian dari pihak-pihak yang melakukan penipuan atas nama investasi dan masyarakat investor yang memiliki dana besar tidak tertipu dengan transaksi-transaksi yang mengandung unsur-unsur penipuan (fraud) seperti, Ponzi scheme, robot trading yang disalahartikan, binary option dan lainnya.