INDUSTRY.co.id - Jakarta, Memasuki tahun 2017 perkembangan pasar akan semakin dinamis dan persaingan akan semakin seru. Tentu ini akan berpengaruh terhadap perkembangan industri Nasional. Kejelian perusahaan dalam memanfaatkan peluang ditahun 2017 akan sangat membantu dalam kelangsungan bisnisnya.

Kondisi ekonomi Indonesia 2017 diperkirakan akan lebih baik dari tahun sebelumnya. Hal ini ditandai dengan target pertumbuhan ekonomi yang dipatok pemerintah sebesar 5,1-5,2% per tahun. Ada sejumlah faktor pendukung yang mendorong pemulihan ekonomi Indonesia diantaranya, jumlah investasi yang semakin meningkat, Infrastruktur yang terus digenjot, kelas menengah yang terus membesar, serta kebijakan-kebijakan pemerintah yang berpihak kepada sektor industri.

Namun ditahun 2017 juga merupakan tahun yang relatif berat, mengingat akan semakin banyak perusahaan asing yang masuk ke pasar Indonesia sebagai ekonomi asean (MEA). Perkembangan dan perubahan pasar yang terjadi pada 2017 nanti akan sangat mempengaruhi perkembangan industri nasional ditahun itu. Diperkirakan ada industri-industri yang akan tumbuh lebih cepat ditahun 2017. Namun dilain pihak ada beberapa industri yang akan redup karena gelombang perubahan pasar.

Chief Economist Bank CIMB Niaga, Adrian Panggabean mengatakan " Ada beberapa katalis yang bisa mendukung banyak industri ditahun 2017, seperti kebijakan moneter yang akomodatif, kebijakan pengeluaran APBN yang lebih terfokus, serta perekonomian Indonesia yang sudah berada dititik balik. Pada semester pertama mungkin kondisinya akan sama seperti 2016, baru di semester kedua mulai ada peningkatan dalam aktivitas ekonomi".

Secara garis besar ada beberapa gabungan dari beberapa industri yang menyumbang sekitar 70% sepanjang 2015-2016, yaitu industri manufaktur, komunikasi dan informatika, finansial dan asuransi, perdagangan besar dan eceran, konstruksi, serta transportasi dan logistik.