INDUSTRY.co.id - Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Kawasan Cagar Budaya Candi MuaraJambi pada 7 April 2022.
Kawasan yang terbentang seluas 3,981 Ha merupakan salah satu situs percandian terbesar dengan 115 Candi.
Dalam kunjungan kerja tersebut, Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.
Turut hadir pula dalam kesempatan tersebut, Bupati Muaro Jambi Masnah Busyro serta Pemerhati Budaya MuaraJambi Wusnu Soehardjo.
"Akhirnya Presiden datang ke Candi MuaraJambi sesuai janji beliau dua tahun lalu kepada saya," kata Wisnu Soehardjo kepada INDUSTRY.co.id di Jakarta, Jumat (8/4).
Presiden Jokowi pun tampak sangat tertarik pada paparan sejarah, situasi terkini dan rencana kedepan Candi MuaraJambi yang disanpaikan Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek Hilmar Farid.
Dalam kesempatan yang sama, juga disampaikan rencana akan dibangunnya Kampus Merdeka Belajar di lokasi berdekatan dengan situs Candi oleh Arsitek Yori Antar.
Pembangunan Kampus Merdeka Belajar merupakan ide yang cemerlang, dimana lokasinya berdekatan dengan Pusat Pendidikan Internasional terbesar masa lalu, Muara Jambi yang menghasilkan tokoh-tokoh dunia seperti Atisha.
"Bangsa Indonesia tentu berharap kampus yang baru bisa menjadi Pusat Pendidikan berkualitas dunia seperti pendahulunya," tambah Wisnu.
Setelah mendengarkan paparan, Presiden Jokowi masuk ke Candi Kedaton salah satu dari 115 Candi di Kawasan Candi MuaraJambi. Tampak Jokowi sangat terkesan melihat Candi yang sangat indah dan mempunyai sejarah yang kaya.
Presiden dan Ibu Negara juga menyempatkan diri membasuh tangan dengan air dari sumur abadi yang ada di candi.
"Semoga pengembangan Kawasan MuaraJambi membawa dampak yang besar bagi masyarakat Muaro Jambi," sebut Bupati Muaro Jambi Masnah Busyro.
Walaupun pemerintah pusat sudah menaruh perhatian besar pada candi dan pengembangannya, namun permasalahan masih tersisa.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan dalam lawatannya ke Candi beberapa waktu lalu sudah sepakat dengan Gubernur Jambi Al Haris untuk mensterlikan wilayah Kawasan Cagar Budaya MuaraJambi dari Stockpile Batubara dan Industri namun implementasinya tidak mudah.
"Besar Harapan dengan perhatian Pemerintah Pusat, kerja sama yang selama ini sudah terjalin antara pemerintah, masyarakat, komunitas dan swasta dapat lebih erat lagi. Dan dalam pengembangan kawasan candi tetap mengedepankan preservasi nilai-nilai budaya benda dan tak benda lokal dalam perwilayahan yang hijau dan sustainable," tutup Wisnu.