INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT Mitsubishi Jaya Elevator and Escalator (MJEE) resmi membuka marketing office dan showroom di Jakarta. Pembukaan showroom ini menandai era baru kiprah MJEE di Indonesia selama puluhan tahun.
Showroom dan marketing office terbaru di kawasan Rasuna Said yang berkonsep modern dan dinamis. Di lantai 11 Trinity Tower ini, ditampilkan berbagai contoh produk MJEE yang dilengkapi dengan fasilitas training center serta cafetaria.
Berpusat di Jakarta, MJEE juga telah memiliki 10 kantor perwakilan di berbagai daerah, yakni Surabaya, Bandung, Bali, Semarang, Palembang, Samarinda, Medan, Batam, Pekanbaru, dan yang terbaru Makassar.
“ Fasilitas baru ini memang untuk sales office dan showroom produk, jadi kegiatanya kita arahkan untuk meningkatkan marketing. Adapun kantor pusat tetap berada di Gedung Jaya Thamrin,” kata Presiden Direktur PT Mitsubishi Jaya Elevator and Escalator (MJEE) Christian Satrya saat pembukaan Showroom dan Marketing Office PT MJEE di Jakarta, Rabu (30/3/2022).
Untuk tahun ini, MJEE mematok target produksi lift sebanyak 400 unit, meningkat dibanding tahun 2021 yang mencapai 300 unit. Produksi terendah terjadi saat awal masa pandemi tahun 2020 yakni hanya sekitar 200 unit. Padahal sebelumnya produksi MJEE pernah mencapai hingga 700 unit.
Meski kondisi ekonomi relatif mulai membaik, Satrya mengaku belum mematok target yang muluk-muluk untuk penjualan.
“Jadi kita masih konservatif karena kondisinya masih wait and see. Namun, begitu ekonomi membaik, kita sudah siap karena selama pandemi ini tidak ada kapasitas yang kita kurangi, baik SDM maupun mesin-mesin pabrik, semua tetap kita pertahankan. Jadi, kita setiap saat bisa meningkatkan kapasitas jika kebutuhan pasar meningkat,” paparnya.
Selain di dalam negeri, produk MJEE juga diekspor ke negara-negara ASEAN maupun Timur Tengah seperti Singapura, Malaysia, UAE, Saudi Arabia dan lainnya. Untuk pasar dalam negeri, produk MJEE memiliki market share sebesar 18-20% dari pasar potensial.
Saat ini, produk-produk MJEE juga sudah banyak digunakan oleh banyak pengembang swasta baik perusahaan lokal maupun internasional untuk berbagai jenis property mulai dari perkantoran, apartemen, mall, hotel, perumahan dan lain-lain.