INDUSTRY.co.id, Jakarta - Untuk menjadi destinasi wisata favorit, perlu hal-hal yang dapat menarik dan membuat nyaman para wisatawan yang berkunjung. Maka dari itu, Kementerian Pariwisata dan Korea International Cooperation Agency (KOICA) mengadakan kesepakatan mengenai Tenaga Sukarela World Friends KOICA.
Tetapi, sayangnya Sumber Daya Manusia, khususnya para tour guide mengalamai kendala dalam berbagai bidang, contohnya dalam bahasa asing. Oleh karena itu, dalam kesepakatan ini, pemerintah mendukung peningkatan kualitas kepariwisataan Indonesia, salah satunya dibidang Sumber Daya Manusia (SDM).
"Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia duduk diperingkat kelima di ASEAN, kalah sekali dengan Filipina," ujar eputi Bidang Pengembangan Kelembagaan Kepariwisataan Kementerian Pariwisata, Prof. Dr. H.M. Ahman Sya, di Hotel Harris Vertue Harmoni, Jakarta, Selasa (13/6/2017).
Indoneisa, sambung Dia, kelemahannya itu di bahasa asing, paling lemah.
"Selain fokus ke tour guide, destinasi wisata juga harus bangun Sapta Pesona," pungkasnya, Ahman Sya.
Seperti yang diketahuin, kesepakatan ini guna untuk menjadi manfaat dan peluang sebesar-besarnya untuk Kemeterian Pariwisata untuk membantu kinerja dan Sumber Daya Manusia (SDM) semakin meningkat.