INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pada hari Senin, 7 Maret, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir dan jajarannya, bertemu dengan Sir Tony Blair dan perwakilan dari Tony Blair Institute for Global Change untuk membahas peranan penting dan kontribusi perusahaan-perusahaan BUMN Indonesia dalam mendorong pencapaian agenda Presidensi G20 Indonesia.
Sejatinya, ditahun ini Indonesia memangku Presidensi G20 dengan mengusung tema “Recover Together, Recover Stronger”, dimana tiga pilar utama menjadi fokus Indonesia dalam Presidensi Indonesia di G20 2022, yaitu: Arsitektur Kesehatan Global, Transformasi Digital, dan Transisi Energi Berkelanjutan.
Melalui pilar-pilar ini, Indonesia akan terus memimpin upaya mewujudkan akses vaksin COVID-19 yang merata, serta mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif melalui partisipasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, serta ekonomi digital.
Adapun The Tony Blair Institute for Global Change (TBI) adalah organisasi yang didirikan untuk mendukung lembaga-lembaga pemerintahan dalam membangun masyarakat yang terbuka, inklusif, dan sejahtera dalam arus globalisasi dunia. TBI berkomitmen memberikan dukungan strategis kepada Kementerian BUMN sepanjang Presidensi G20 Indonesia, khususnya pada peranan signifikan perusahaanperusahaan BUMN di Indonesia, dan di seluruh dunia, dalam mendukung pemulihan global serta pencapaian tujuan-tujuan pembangunan berkelanjutan.
Erick Thohir, menyatakan sejalan dengan kepemimpinan Indonesia dalam mewujudkan upaya bersama di tingkat global untuk “Recover Together, Recover Stronger” (pulih bersama, dan pulih lebih kuat) melalui Presidensi G20. Pihaknya juga percaya akan pentingnya perusahaan-perusahaan BUMN memimpin melalui langkah yang diwujudkan dalam berbagai inisiatif strategis dan transformasi berskala besar yang dapat memberikan dampak global.
“Saya percaya bahwa dunia tidak hanya akan melihat Indonesia mampu memberikan kontribusi jangka panjang pada tata kelola dunia dan agenda keberlanjutan melalui Presidensi G20, namun juga melihat peranan kunci perusahaan-perusahaan BUMN sebagai bagian dari upaya bersama memajukan perubahan dan kolaborasi di tingkat global," ujar Erick dikutip redaksi INDUSTRY.co.id Kamis (10/2).
Sementara itu, Sir Tony Blair, Executive Chairman Tony Blair Institute for Global Change (TBI) dan mantan Perdana Menteri Inggris Raya (1997-2007), menyatakan bahwa Indonesia memangku Presidensi G20 pada masa yang sangat penting bagi masyarakat dunia, dengan agenda, yang tidak hanya memimpin pemulihan global dari pandemi COVID-19, namun juga menciptakan kerja sama internasional yang kuat dan inklusif.
"Semua ini merupakan nilai-nilai fundamental yang sejalan dengan tujuan dan misi TBI," pungkasnya.