Tes PCR Tak diberlakukan Lagi untuk Turis Bervaksin ke Sri Lanka

Oleh : Chodijah Febriyani | Rabu, 02 Maret 2022 - 14:45 WIB

 Club Med Ceylon, Sri Lanka (Foto: blog.clubmed.com.au)
Club Med Ceylon, Sri Lanka (Foto: blog.clubmed.com.au)

INDUSTRY.co.id - Wisatan yang sepenuhnya divaksinasi tidak lagi diharuskan untuk mengikuti tes PCR atau rapid antigen Covid-19 sebelum keberangkatan untuk memasuki Sri Lanka.

Dilansir dari laman traveloffpath, pemberlakuan tersebut diumumkan pada Minggu, (27/2/2022) oleh Kementarian Kesehatan Sri Lanka. Dalam pengumuman dijelaskan bahwa mereka yang telah menerima vaksinasi penuh terhadap Covid-19, sekarang dapat tiba di negara itu tanpa harus menunjukkan hasil tes Covid negatif.

Meskipun tidak perlu lagi mengikuti tes Covid sebelum keberangkatan ke Sri Lanka, ada sejumlah persyaratan masuk lain yang harus dipatuhi oleh wisatawan yang sepenuhnya divaksinasi, di antaranya :

- Membeli asuransi perjalanan Covid-19 yang merupakan persyaratan wajib bagi semua pengunjung. Penting untuk dicatat, bagaimanapun, bahwa jika sudah memiliki asuransi penuh yang secara khusus mencakup untuk Covid-19 maka kamu tidak perlu membeli asuransi perjalanan Covid-19 tambahan.

- Menunjukkan bukti resmi catatan vaksin Covid-19 untuk dianggap sebagai 'sepenuhnya divaksinasi'. Kamu juga harus telah menerima dosis kedua vaksintidak lebih cepat dari 14 hari sebelum keberangkatan Anda ke negara itu

- Mengisi formulir pendaftaran kesehatan pra-perjalanan online.

- Mengajukan permohonan visa turis sebelum kedatangan yang dapat dilakukan dengan menggunakan Sistem Otorisasi Perjalanan Elektronik Sri Lanka.

Pihak berwenang Sri Lanka menganggap seseorang sepenuhnya divaksinasi jika mereka telah menerima dosis kedua vaksin mereka tidak lebih awal dari 14 hari sebelum kedatangan mereka yang direncanakan ke negara itu.

Selain itu, setiap individu yang telah menerima vaksin satu dosis yang disetujui juga akan dianggap sepenuhnya divaksinasi terhadap Covid-19.

Untuk yang berusia 12 hingga 18 tahun yang telah menerima setidaknya satu dosis vaksin yang diakui juga dianggap sepenuhnya divaksinasi oleh otoritas Sri Lanka.

Namun, dosis oertama mereka harus telah diberikan setidaknya 14 hari sebelum mereka bepergian ke negara itu.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Groundbreaking Mazenta Residence Bintaro (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Kamis, 07 Juli 2022 - 18:20 WIB

Gelar Groundbreaking, Mazenta Residence Bintaro Sukses Tarik Minat Konsumen

PT Serpong Bangun Cipta melalui Cipta Harmoni Lestari (CHL) yang merupakan anak perusahaan Harita Group menggelar 'Groundbreaking' proyek residensial terbarunya yaitu 'Mazenta Residence Bintaro'.

Para anggota Direksi PT Summarecon Agung Tbk yang mengikuti acara paparan publik usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Kamis (07/07/2022) di Jakarta. (Foto: Humas Summarecon Agung)

Kamis, 07 Juli 2022 - 17:26 WIB

Kontribusi Usaha Summarecon Dukung Perekonomian Indonesia di Masa Pandemi

PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) menghadapi kondisi yang penuh tantangan untuk melalui masa pandemi Covid-19 dalam kurun waktu kurang lebih dua tahun. Pasalnya, beragam pembatasan mobilitas yang…

Kementerian PUPR Benahi 8 Venue ASEAN Para Games 2022 di Kota Surakarta

Kamis, 07 Juli 2022 - 17:22 WIB

Kementerian PUPR Benahi 8 Venue ASEAN Para Games 2022 di Kota Surakarta

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah membenahi sarana dan prasarana pendukung pelaksanaan ASEAN Para Games 2022 yang berlangsung di Kota Surakarta, Jawa Tengah. Delapan…

Direktur Retail Banking BSI Ngatari (kiri) dan Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna (kanan) saat meresmikan Program Hujan Emas BSI 2022 di Pasar Mayestik, Kebayoran Baru, Jakarta.

Kamis, 07 Juli 2022 - 17:18 WIB

Dorong Investasi Emas di Masyarakat, BSI Lakukan Program Hujan Emas

PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) mendorong minat masyarakat dalam berinvestasi khususnya melalui instrumen logam mulia atau emas lewat Program Hujan Emas.

Waspada ! Berekspresi di Sosial Media Ada Batasannya

Kamis, 07 Juli 2022 - 17:17 WIB

Waspada ! Berekspresi di Sosial Media Ada Batasannya

Menurut laporan We Are Social, penggunaan internet di Indonesia untuk bersosial media menghabiskan 197 menit atau sekitar 3,2 jam per harinya. Seperti yang sudah kita tahu, media sosial digunakan…