INDUSTRY co.id - Jakarta - Harga emas dunia mengalami kenaikan ke level USD 1.859 per troy ons. Harga emas melonjak sekitar 1,75% dibandingkan harga sebelumnya menyusul peningkatan ketegangan di Eropa Timur.
" Gedung Putih percaya pada kemungkinan Rusia akan menyerang Ukraina dalam hitungan hari. Pecahnya perang akan membuat situasi menjadi tidak menentu sehingga emas, sebagai aset aman, menjadi pilihan investasi," kata Research & Development Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX), Girta Yoga yang dikutip INDUSTRY.co.id, Senin (14/2/2022).
Perkembangan situasi geopolitik di Eropa Timur, Amerika Serikat dikabarkan yakin Rusia akan memulai serangan militer ke Ukraina dalam hitungan hari, kecemasan terjadinya perang dunia ketiga membuat situasi menjadi tidak menentu, sehingga pelaku pasar cenderung memilih untuk mengoleksi emas sebagai aset aman sehingga meningkatkan permintaan terhadap produk emas.
Kenaikan permintaan terhadap emas menyebabkan harga emas naik. Harga emas naik dengan support saat ini beralih ke areal USD1852 dan resistance terdekat berada di areal USD1870. Support terjauhnya berada di areal USD1842 hingga ke areal USD1827, sementara untuk resistance terjauhnya berada di areal USD1889 hingga ke areal USD1900.