INDUSTRY.co.id - Kapuas, Kalimantan Tengah - PT Sepalar Yasa Kartika (PT SYK) selalu mengedepankan prinsip-prinsip keberlanjutan usaha di setiap operasional bisnisnya agar dapat memenuhi harapan pelanggan dan para pemangku kepentingan. Langkah itu dilakukan agar perseroan dapat menjadi perusahaan industri kelapa sawit berkelas dunia.

Advertisement

 

Herbert Maruli Tua Pardede, Direktur PT Sepalar Yasa Kartika, mengemukakan, sejalan dengan tujuan jangka panjang tersebut, manajemen perseroan akan terus meningkatkan keberlanjutan usaha tersebut.

Advertisement

 

“Saat ini, perseroan telah memulai rencana transformasi dalam dua tahun ke depan. Itu untuk mengintegrasikan program Prinsip-Prinsip Keberlanjutan (Sustainability Principles) yang bertajuk No Deforestation Peatland and Exploitation (NDPE),” ujar Herbert dalam siaran pers yang dikutip industry.co.id, Kamis (10/02/2022).

Advertisement

 

Herbert mengungkapkan, adapun kegiatan-kegiatan yang dilakukan dalam program Sustainability Principles tersebut adalah mengembangkan kemampuan sumber daya internal, melaksanakan berbagai diskusi, dan merespon berbagai keluhan setiap pemangku kepentingan.

Advertisement

 

“Inisiatif kami ini akan didukung oleh penasihat atau konsultan yang menangani berbagai langkah perseroan untuk melaksanakan program keberlanjutan tersebut disertai dengan berbagai teknis yang relevan dalam program tersebut. Di samping itu, lembaga sertifikasi juga mendukung program tersebut, terutama pada rencana transformasi perseroan yang akan didiversifikasi oleh pihak ketiga yang independen,” papar Herbert.

 

Dalam pelaksanaan program tersebut, demikian Herbert, perseroan akan dipandu oleh kepatuhan yang jelas dari setiap kegiatan yang tidak memiliki izin, sesuai dengan pemetaan area Nilai Konservasi Tinggi (High Conservation Value/HCV) dan Stok Karbon Tinggi (SKT). Itu bertujuan untuk mencegah terjadinya deforestasi dan menyelesaikan setiap keluhan masyarakat setempat.

 

“Jika terdeteksi adanya suatu permasalahan yang dilaporkan dalam dua tahun kedepan, maka perseroan berkomitmen penuh untuk terlibat dengan setiap pemangku kepentingan terkait untuk menyelesaikan masalah tersebut,” tukas Herbert.

 

Herbert menambahkan, jika semua pemangku kepentingan dapat bekerja sama untuk menerapkan kebijakan dan praktik keberlanjutan secara konsisten, maka langkah tersebut akan menjadikan PT  Sepalar Yasa Kartika menjadi sebuah perusahaan berstandar terbaik yang sangat bermanfaat bagi semua pihak.

 

PT  Sepalar Yasa Kartika adalah perusahaan kelapa sawit milik swasta yang mengelola 9,891 hektar perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah. (Abraham Sihombing)