INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pada ajang pameran dirgantara terbesar di Asia Tenggara, Singapore Airshow, yang akan diadakan bulan ini, Boeing (BA) akan menampilkan rangkaian produk komersial, pertahanan, dan layanan pendukung terdepan di industri ini dengan menitikberatkan kepada sistem canggih dan kemampuan yang mengutamakan keselamatan dan keberlanjutan penerbangan.

Dalam pameran ini, Boeing akan menghadirkan pesawat jet berbadan lebar terbarunya yang hemat bahan bakar, yakni 777X, berikut penawaran perusahaan untuk pesawat patroli maritim, pesawat latih tempur canggih, dan sistem otonom.

“Kami menantikan pertemuan dengan berbagai mitra industri kami di Singapura dalam rangka mendukung pemulihan industri aviasi di Asia Tenggara, karena melalui ajang ini kami berkesempatan untuk menarik pelanggan, pejabat pemerintah, mitra, penyuplai, media, dan pemangku kepentingan lainnya di wilayah ini,” kata Alex Feldman, Presiden Boeing untuk Asia Tenggara yang dikutip INDUSTRY.co.id, Selasa (8/2/2022).

“Kami akan mengutamakan investasi dan komitmen kami dalam teknologi, inovasi, dan keberlanjutan untuk membangun fondasi bagi pertumbuhan jangka panjang di industri dirgantara.” kmbih Alex.

Dalam pameran ini pesawat Boeing 777X akan melakukan uji terbang perdana di Asia untuk mempertunjukkan manuver angkasa menggunakan sayap pesawat berbahan komposit serat karbon terbaru dan mesin GE9X bersuara halus yang tentunya berpengaruh terhadap kinerja lingkungan varian pesawat ini.

Dengan didasari desain pesawat berlorong ganda paling sukses, yakni 777, yang dipadukan dengan kemajuan teknologi dari pesawat Dreamliner 787, pesawat 777-9 akan menjadi pesawat jet bermesin ganda paling efisien dan terbesar di dunia yang 10% lebih baik dalam hal penggunaan bahan bakar, emisi, dan biaya operasional dibandingkan kompetitornya.

Pada pameran ini Boeing juga akan menampilkan pesawat tempur F-15, pesawat patroli maritim P-8 Poseidon, pesawat latih T-7A, juga teknologi pesawat otonom termasuk Boeing Airpower Teaming System (BATS) yang merupakan sistem pesawat tanpa awak pertama yang didesain oleh perusahaan ini dan telah dikembangkan di Australia.

Dirancang untuk memberikan kemampuan transformasional bagi pelanggan pertahanan global, BATS adalah investasi terbesar Boeing untuk program baru pesawat tanpa awak di luar Amerika Serikat. Pesawat ini bisa dibuat untuk tujuan khusus sesuai kebutuhan spesifik sebuah negara.

Departemen Pertahanan Amerika Serikat juga direncanakan akan mempertunjukkan pesawat KC-46A Pegasus, P-8A Poseidon, dan C-17 Globemaster III.

Sebagai tambahan, Boeing juga akan memamerkan ekosistem layanan digitalnya yang terus tumbuh, termasuk sistem operasi penerbangan yang terintegrasi, rantai suplai berbasis data, perdagangan elektronik, perawatan prediktif, pemeliharaan secara digital, dan pelatihan berbasis kompetensi untuk pelanggan komersial dan pertahanan.

Layanan-layanan yang dipamerkan menggunakan inovasi digital untuk mengurangi penggunaan bahan bakar dan mendukung target keberlanjutan bagi pelanggan yang menggunakan semua platform pesawat.

Boeing juga akan berfokus pada cara-cara untuk menghadirkan perjalanan udara yang lebih efisien dan berkelanjutan di masa depan dengan penekanan pada inisiatif Confident Travel Initiative (CTI), yakni upaya yang dipimpin Boeing untuk meyediakan keselamatan, kesehatan, dan pengalaman perjalanan yang efisien kepada para penumpang dan kru pesawat, serta menyampaikan informasi tersebut kepada kalangan pemerintah dan masyarakat umum.