INDUSTRY.co.id - Jakarta - Harga emas kembali naik ke level USD1807.49 per troy ons. Harga emas mengalami kenaikan setelah sempat mengalami koreksi tipis. Ketegangan yang masih berlangsung di Ukraina menjadi penguat sentimen harga emas.
Sebelumnya Rusia dikabarkan telah menyiagakan ratusan ribu prajurit di perbatasan Ukraina. Sementara Amerika Serikat juga disebut telah mengirimkan pasukan ke Eropa Timur.
"Kondisi ini memicu ketidakpastian ekonomi semakin meningkat. Ketidakpastian situasi ini yang mendorong permintaan pada harga emas," kata Revandra Aritama, Research & Development Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) yang dikutip INDUSTRY.co.id, Senin (7/2/2022).
Harga emas kembali naik setelah sempat mengalami koreksi tipis kemarin. Ketegangan di kawasan Eropa Timur meningkatkan kekhawatiran sehingga mendorong permintaan terhadap emas.
Russia dikabarkan masih bersiaga di perbatasan Ukraina sementara Amerika Serikat dan NATO juga disebut mengirimkan pasukan ke kawasan tersebut.
Kekhawatiran akan terjadinya perang membuat investor memburu emas yang dianggap sebagai aset aman. Kenaikan permintaan emas ini yang mendorong harga emas untuk naik.
Harga emas naik dengan support saat ini beralih ke areal USD1797 dan resistance terdekat berada di areal USD1823.
Support terjauhnya berada di areal USD1782 hingga ke areal USD1768, sementara untuk resistance terjauhnya berada di areal USD1828 hingga ke areal USD1845.