INDUSTRY.co.id, Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) telah meresmikan seragam baru satuan pengamanan (Satpam) berwarna krem. Polri mengungkapkan pemilihan warna krem tersebut.
“Pemilihan warna krem untuk menyerasikan dengan warna baju dan perlengkapan lainnya (celana, field cap, pet, sepatu, kopel dan tali kur),” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (3/1/2022).
“Proses penentuan warna telah dilakukan pertemuan-pertemuan antara ABUJAPI (Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia) dan Korbinmas Polri, sehingga terpilih warna krem yang seperti saat ini,” ucapnya.
Ahmad mengatakan, perubahan warna itu berdasarkan pertimbangan ekonomi. Dia menyebut, tidak ingin membebani satpam sehingga celana lama tetap bisa digunakan.
“Penggantian hanya warna kemeja seragam satpam dari cokelat muda menjadi warna krem. Dan warna celana tetap cokelat tua adalah pertimbangan ekonomi sehingga tidak terlalu membebani bagi satpam, BUJP (Badan Usaha Jasa Pengamanan) atau pengguna jasa satpam. Celana yang lama dapat digunakan lagi dalam menjalankan profesinya,” katanya.
Ahmad mengatakan, pergantian itu juga mengurangi kemiripan dengan polisi. Dia menyebut, warna krem seragam satpam masih serumpun dengan warna seragam Polri.
“Selain itu juga untuk mengantisipasi apabila dalam praktiknya nanti terjadi distorsi warna tidak menjadi mirip dengan institusi yang memiliki tugas dan fungsi yang sama,” ujarnya.
“Warna krem adalah warna turunan dari warna cokelat dengan gradasi lebih terang sehingga masih dalam kategori rumpun warna seragam Polri,” tuturnya.
Selain itu, Ahmad menyebut, warna krem seragam menjaga moril satpam. Dia mengatakan, perbedaan warna seragam antara polisi dan satpam adalah untuk memberi rasa bangga bagi profesi satpam.
“Selain itu juga untuk menjaga moril dan psikologis satpam sebagai pengemban fungsi kepolisian terbatas agar tercipta hubungan kerjasama yang harmonis antara pembina dan yang dibina,” ucapnya.
Seragam Baru Satpam Bisa Triliunan Rupiah
Polri telah resmi memperkenalkan seragam baru satpam kepada publik. Warna seragam anyar satpam kali ini adalah krem dan coklat sehingga tak lagi mirip dengan seragam Polri.
"Sebagai profesi, satpam harus memiliki identitas sendiri, untuk warna merupakan wewenang Polri karena secara UU, satpam perpanjangan Polri untuk mengamankan lingkungan terbatas," kata AA Gde Suryawisesa, Sekretaris Jenderal Asosisasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (Abujapi), seperti dikutip dari Sindonews, Rabu (2/2/20220).
Seragam-seragam baru itu nantinya akan diberikan secara gratis kepada para petugas satpam. Biaya pembuatan seragam itu masuk dalam kontrak dengan pemberi kerja. Seragam anyar itu tentu saja memunculkan perputaran uang baru pula. Pasalnya, para petugas satpam itu harus mengenakannya sejak diresmikan. Melihat jumlah satpam yang ada, perputaran uang dari seragam baru ini tidak bisa dibilang sedikit. Menurut Surya, jumlah satpam yang terdaftar di BPJS Ketenagkerjaan mencapai 865 ribu orang.
"Di luar daftar itu, diperkirakan mencapai 1,6 juta orang," kata Surya. Harga satu setel seragam satpam, lanjut Surya, dengan kualitas bagus sehingga tahan lama, mencapai Rp600 ribu. Sementara para petugas satpam umumnya memiliki dua pasang seragam. "Dalam satu tahun satpam mendapat jatah dua stel dari BUJP (badan usaha jasa pengamanan)," jelas Surya.
Jika ada 865 ribu satpam dapat dua setel seragam, maka perputaran uangnya sebesar Rp1,03 triliun. Nah jika menghitung jumlah seluruh satpam yang ada di Indonesia, maka perputaran fulusnya, secara kasar, mencapai Rp1,92 triliun.