INDUSTRY.co.id - Jakarta - Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri (HKI) Sanny Iskandar menyebut bahwa perekonomian Indonesia akan menghadapi berbagai tantangan-tantangan di tahun 2022, dimana negara-negara pesaing mulai mempersiapkan diri untuk bangkit kembali dari pandemi.
"Tantangan yang harus kita hadapi diantaranya kemajuan teknologi dimana saat ini sudah dihadapi dalam era digital dan memasuki Industri 4.0," kata Sanny dalam Dialog Nasional HKI dengan tema “Strategi Meningkatkan Daya Saing Kawasan Industri Indonesia” di Jakarta, Kamis (27/1/2022).
Namun demikian, kondisi Ekonomi Indonesia ditahun 2022 diprediksi masih akan bertumbuh pada dikisaran 4,9 s/d 5,9%.
Hal tersebut tercermin dari prediksi berbagai sumber antara lain Pemerintah 5,2 - 5,5%, lalu IMF 5,9%, ADB 5,2% dan World Bank 4,9%.
"Untuk mencapai harapan tersebut perlu upaya dan kerja keras Pemerintah dan Dunia Usaha," ungkap Sanny.
Adapun salah satu instrumen dalam meggerakan pertumbuhan ekonomi tersebut, lanjut Sanny adalah melalui investasi khususnya investasi di sektor industri.
"Salah satu instrumen dalam meggerakan pertumbuhan investasi khususnya pada sektor industri adalah mengoptimalkan peran dan fungsi Kawasan Industri, dibeberapa Negara Kawasan Industri dijadikan sebagai Investment Driving," ujar Sanny.