Wujudkan Energi Hijau, SUN Energy dan Sojitz Indonesia Kembangkan Proyek PLTS di Kawasan Industri GIIC

Oleh : Hariyanto | Rabu, 19 Januari 2022 - 19:59 WIB

SUN Energy Teken Nota Kesepahaman Dengan Sojitz Indonesia
SUN Energy Teken Nota Kesepahaman Dengan Sojitz Indonesia

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Dalam mewujudkan target bauran Energi Baru dan Terbarukan (EBT) sebesar 23% di tahun 2025, kawasan industri mempunyai peran yang sangat penting.

Mengingat kegiatan operasional di kawasan industri yang bergerak 24 jam membutuhkan pasokan energi listrik yang stabil, pemenuhan target bauran energi dapat terbantu secara signifikan jika sumber daya listrik dihasilkan dari EBT.

"Kawasan industri, terutama mereka yang mempunyai wilayah usaha, memiliki kewajiban untuk melakukan perubahan sumber energi primer untuk pembangkitan listrik demi terwujudnya transisi energi hijau," kata Fabby Tumiwa, Ketua Umum Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI) yang dikutip INDUSTRY.co.id, Rabu (19/1/2022).

"Hal ini sesuai dengan Kebijakan Energi Nasional (KEN) dan  Rencana Umum Energi Nasional, yang menetapkan target bauran EBT sebesar 23% di 2025 dan capaian netral karbon pada 2060. Jika dilihat dari hitungan target KEN & Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL), sampai dengan tahun 2025, masih ada selisih 3-4 gigawatt. Maka itulah, kawasan industri dapat menjadi kunci untuk transisi energi yang lebih cepat terealisasi," imbuhnya.

Salah satu pembangkit EBT yang dinilai paling potensial ialah Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

“Oleh sebab itulah, fokus AESI saat ini sedang berada pada penguatan ekosistem untuk PLTS. Mulai dari penguatan regulasi pendukung PLTS dengan mendorong kebijakan pemerintah daerah yang progresif, hingga peningkatan public awareness penggunaan PLTS atap pada kawasan perumahan, perkantoran, maupun kawasan industri,” ungkap Fabby.

SUN Energy sebagai pengembang proyek tenaga surya sangat memahami pentingnya kawasan industri bagi terciptanya bauran energi yang memanfaatkan PLTS atap.

Sejalan dengan semangat ini, SUN Energy dengan bangga mengumumkan bahwa pada tanggal 17 Januari 2022, telah menandatangani Nota Kesepahaman dengan PT Sojitz Indonesia, bagian dari grup Sojitz Corporation, sebuah perusahaan konglomerasi dari Jepang dengan jaringan yang kuat secara global, memiliki lebih dari 500 perusahaan dan beroperasi di 50 negara, dan terdaftar di Tokyo Stock Exchange (TSE).

SUN Energy dan Sojitz Indonesia (Sojitz) akan mengembangkan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di perusahaan-perusahaan yang berada di Kawasan Industri Greenland International Industrial Center (GIIC), kawasan industri modern di Kota Deltamas, Cikarang, Jawa Barat.

Sinergi ini menunjukkan kontribusi Sojitz untuk membangun kawasan industri ramah lingkungan yang berkomitmen terhadap pelestarian alam melalui penggunaan energi baru terbarukan sebagai sumber energi alternatif.

Implementasi teknologi PLTS di Kawasan GIIC yang memiliki lebih 130 tenant dari sektor otomotif serta turunannya, logistik, makanan, hingga data center, secara signifikan dapat mendorong pengurangan emisi karbon sebagai elemen penting dalam mengatasi perubahan iklim.

Kerja sama untuk mewujudkan kawasan industri ramah lingkungan di GIIC yang dikembangkan bersama oleh Sinar Mas Land dan Sojitz sejak pertengahan tahun 1990an ini memperluas kolaborasi antara SUN Energy dengan Grup Sinar Mas untuk memberikan pelayanan terintegrasi dalam aksi nyata keberlanjutan perusahaan.

“Berdasarkan hasil studi SUN Energy, potensi pengembangan PLTS bersama Sojitz ini dapat mengurangi sekitar 83 juta ton emisi karbon dari kegiatan domestik di kawasan industri terbesar di antara Jakarta – Cikarang," kata  Dion Jefferson, Chief Commercial Officer SUN Energy. 

"Kami senang menjadi bagian dari kolaborasi dengan para pelaku bisnis di kawasan industri untuk memainkan peran penting menciptakan solusi energi surya terintegrasi bagi kawasan industri hijau dan modern. Selain itu, instalasi PLTS ini juga dapat merangsang penciptaan lapangan kerja hijau yang bermanfaat bagi perekonomian daerah,” pungkasnya

Sebagai pengembang proyek sistem tenaga surya, model bisnis SUN Energy memberikan kemudahan bagi para konsumen dengan mempelopori instalasi sistem tenaga surya tanpa investasi apapun selama masa kontrak, serta turut mendanai investasi awal untuk proses pemasangan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo

Kamis, 26 Mei 2022 - 18:00 WIB

Ketua MPR RI Hadiri Pernikahan Ketua MK dengan Idayati

Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo turut bahagia atas kelancaran prosesi pernikahan Ketua Hakim Mahkamah Konstitusi Anwar Usman dengan adik kandung Presiden…

Presiden Jokowi

Kamis, 26 Mei 2022 - 17:19 WIB

Pandemi Melandai, Presiden Jokowi Harap Aktivitas Seni dan Budaya Bangkit

Presiden Joko Widodo berharap melandainya pandemi menjadi momentum aktivitas seni dan budaya untuk bangkit kembali setelah terhenti selama dua tahun. Pernyataan ini disampaikan Presiden setelah…

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia bersama Anindya Bakrie saat berfoto bersama Menteri Investasi Inggris Lord Grimstone

Kamis, 26 Mei 2022 - 15:30 WIB

Bertemu Menteri Investasi Inggris, Bahlil Pastikan Kerja Sama RI-Inggris Bakal Diteken pada KTT G20 di Bali

Di sela kunjungan kerjanya ke Davos, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia bertemu dengan Menteri Investasi Inggris Lord Grimstone kemarin siang (25/5)…

Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI Mardani H. Maming

Kamis, 26 Mei 2022 - 15:00 WIB

Ini Kontribusi 50 Tahun HIPMI untuk Indonesia Menuju Era Keemasan

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) sedang menuju era keemasan yang tahun ini akan menginjak usia 50 tahun. Anggota HIPMI di seluruh Indonesia akan tetap berjuang untuk membangun ekonomi…

Mentan SYL menyaksikan Porang yang akan diolah

Kamis, 26 Mei 2022 - 14:52 WIB

Kementan Dukung Investor Bangun Pabrik Olahan Porang Skala Besar di Lombok Barat

Pabrik pengolahan porang menjadi tepung glukomanan berkadar 90 persen mulai dibangun di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.