INDUSTRY.co.id - Jakarta - Tidak percaya diri karena tinggi badan cenderung pendek? Lakukanlah beberapa olahraga peninggi badan ini. Olahraga bertujuan untuk membuat badan menjadi segar dan bugar. Selain itu, olahraga juga membuat badan menjadi sehat serta meningkatkan stamina.

Ada beberapa faktor penentu tinggi badan seseorang salah satunya adalah genetik. Peran genetik ini sangat menentukan kira-kira sekitar 60% sampai 80%. Selain faktor genetik, asupan nutrisi juga sangat mempengaruhi.
Sering kali orang merasa hilang percaya diri karena tinggi badannya yang pendek. Tetapi tenang saja karena Anda masih bisa menambah tinggi badan dengan melakukan beberapa olahraga ini.
Fakta Tentang Olahraga Peninggi Badan
Banyak orang yang masih ragu mengenai olahraga yang dapat meninggikan badan. Untuk Anda yang masih ragu mengenai faktanya, berolahraga ini benar-benar dapat membuat badan lebih tinggi. Namun perlu diingat, jika olahraga ini dilakukan setelah masa pertumbuhan, olahraga seperti apapun tidak mampu lagi membuat Anda lebih tinggi.
Pada laki-laki, batas masa pertumbuhannya adalah 16 tahun. Sedangkan untuk perempuan adalah 14 sampai 15 tahun atau dua sampai tiga tahun setelah mengalami menstruasi pertama. Untuk Anda atau anaknya yang masih dalam masa pertumbuhan disarankan untuk melakukan beberapa olahraga peninggi badan.
Sebelum terlambat, jenis latihan yang dianjurkan adalah melatih kekuatan dengan push up dan sit up. Serta melatih kelenturan seperti yoga dan melatih aerobik seperti lompat tali, bersepeda, berenang dan berjalan.
Berolahraga rutin memiliki banyak sekali manfaat, walaupun sudah lewat masa pertumbuhan bukan berarti Anda tidak berolahraga. Manfaat dari kegiatan sehat ini adalah mampu membuat otot dan tulang lebih kuat, berat badan menjadi ideal, mengoptimalkan produksi hormon pertumbuhan.
Sehingga dianjurkan untuk anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan untuk melakukan kegiatan fisik dan olahraga selama 1 jam setiap harinya. Hal ini juga dapat mengoptimalkan pertumbuhan tinggi badannya.
Selain melakukan olahraga peninggi badan, harus diperhatikan faktor lainnya untuk lebih mengoptimalkan pertumbuhannya. Berikut ini adalah faktor lainnya selain berolahraga yang harus diperhatikan.
1. Asupan Nutrisi dan Pola Makan
Asupan nutrisi dan gizi harus seimbang, sehingga diharapkan Anda menerapkan pola hidup sehat. Penuhilah badan dengan nutrisi dan vitamin dari sayuran, buah-buahan serta makanan tinggi protein. Serta kurangi konsumsi gula dan lemak jenuh.
Selain itu, perbanyak juga mengkonsumsi makanan dan minuman yang mengandung vitamin D seperti ikan tuna, susu dan telur karena berguna untuk menyehatkan tulang.
2. Tidak mudah percaya dengan produk peninggi badan
Mengkonsumsi produk-produk tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan hasilnya. Apalagi produk peninggi badan yang menjanjikan bisa membuat tinggi badan seseorang yang menginjak usia lebih dari 19 tahun.
Tentu saja itu tidak akan efektif karena seseorang yang sudah melewati masa pertumbuhan mau berolahraga atau meminum obat tinggi tidak akan efektif lagi.
7 Olahraga Peninggi Badan Paling Manjur
Benar-benar bisa membantu mengoptimalkan pertumbuhan tinggi, olahraga ini disarankan banyak dilakukan oleh anak-anak yang masih berada dalam masa pertumbuhan. Berikut ini daftar olahraga untuk peninggi badan:
1. Basket
Jika diperhatikan, hampir semua atlet basket memiliki tinggi diatas rata-rata dibandingkan orang pada umumnya. Melihat hal ini, tentu saja sudah dapat dilihat bahwa basket merupakan salah satu olahraga peninggi badan yang dapat berpengaruh besar meninggikan badan.
Alasannya karena, pemainnya diharuskan untuk berlari dan melompat secara konstan dan intens sepanjang permainan. Sehingga, lempengan pertumbuhan akan terguncang dan darah mengalir ke lempengan tersebut membuat pertumbuhan tubuh terangsang.
2. Spot Jump
Tidak perlu alat apapun, Anda hanya harus melompat saja. Untuk sebagian orang gerakan ini tidak asing lagi karena sudah banyak dilakukan saat sekolah. Caranya, dalam posisi jongkok lalu lompatlah setinggi-tingginya dan diakhiri dengan posisi jongkok lagi.
Ulangi gerakan tersebut sampai 20 kali repetisi dalam sehari, bisa juga dikombinasikan dengan olahraga peninggi badan lainnya.
3. Berenang
Sudah banyak yang tahu berenang bisa meninggikan ukuran tubuh. Sangat efektif dan bisa menjadi solusi cepat untuk yang menginginkan tubuh ideal. Aktivitas ini membantu untuk memperkuat tulang belakang dan membuat postur lebih baik.
Alasannya karena, berenang membuat seluruh otot bergerak, serta gerakan yang dilakukan di dalam air membutuhkan lebih banyak tenaga daripada bergerak di udara. Ditambah lagi saat berenang tubuh mengambang secara horizontal yang artinya Anda sedang melawan gravitasi.
Artinya, dada dan tubuh bagian atas selama berenang akan melakukan peregangan serta kontraksi dilakukan secara konstan, sehingga berpengaruh pada pertumbuhan tubuh bagian atas.
4. Tali Skipping
Skipping termasuk olahraga penurun berat badan juga bisa dijadikan olahraga peninggi badan. Anda hanya memerlukan tali skipping yang bisa didapatkan di Pasar atau toko penyedia alat-alat olahraga dengan harga terjangkau.
Gerakannya juga membuat hormon pertumbuhan tercipta. Ini bisa menjadi alternatif jika Anda tidak memiliki kemampuan untuk berenang dan basket.
5. Bersepeda
Saat bersepeda, tubuh bagian bawah harus bergerak dan bekerja lebih berat daripada tubuh bagian lainnya. Karena harus menopang seluruh tubuh sehingga memicu peningkatan aliran darah pada otot paha dan lutut. Hal ini dapat merangsang pertumbuhan dalam tubuh.
6. Pull Up
Pada awalnya gerakan ini akan terasa sangat berat tetapi jika sering melakukannya akan terasa lebih ringan. Cara melakukannya cukup mengangkat atau juga menahan tubuh sendiri dengan tangan pada tiang atau pull up bar.
7. Yoga
Yoga dikenal sebagai olahraga pereda stress. Tetapi tidak itu saja, aktivitas ini juga nyatanya memiliki manfaat lebih luas. Salah satunya menjadi olahraga peninggi badan, gerakannya terlihat sangat sederhana namun memiliki tujuan untuk memanjangkan serta meregangkan tubuh.
Pose yang bisa dicoba untuk meninggikan adalah mountain pose, triangle pose, tree pose, surya namaskar, adho mukha svanasana dan lain-lainnya.
Konsumsi Makanan Bernutrisi ini untuk Membantu Tinggi
Selain berolahraga, asupan makanan juga dapat mempengaruhi tinggi badan. Sehingga, sebaiknya untuk mengkombinasikan olahraga peninggi badan dengan pola makan sehat ini.
1. Telur
Telur merupakan sumber protein yang baik untuk tubuh. Telur mengandung 6,24 gr protein di dalam setiap butir telur. Tidak hanya protein, tetapi juga mengandung mineral penting salah satunya vitamin D yang mampu melakukan penyerapan kalsium dan tulang.
2. Daging Ayam
Dapat menjadi pilihan enak untuk yang ingin mengkonsumsi makanan-makanan peninggi badan. Di dalam daging memiliki sumber protein, selain sumber protein ini ayam juga mengandung vitamin B12 serta taurin untuk mengatur pembentukan.
3. Susu
Dengan meminum susu dapat memenuhi kebutuhan kalsium pada tubuh dan mengendapkan mineral tulang. Anjuran konsumsi ini adalah 300 ml atau satu gelas susu setiap harinya. Mengandung nutrisi seperti protein, fosfor, magnesium serta vitamin b12 dan D.
Faktor Pengaruh Badan Menjadi Pendek
Bukan hanya tentang genetik saja anak-anak bisa tumbuh pendek.  Terkadang orang akan dibuat heran jika orang tuanya tinggi-tinggi, sedangkan anaknya pendek padahal sudah mendekati batas masa pertumbuhan. Berikut ini faktor-faktornya:
1. Jenis Kelamin
Pertumbuhan anak laki-laki dan perempuan berbeda, berkaitan dengan genetik tertentu. Hormon antara laki-laki dan perempuan juga berbeda sehingga fasenya juga akan berbeda. Rata-rata anak laki-laki akan memiliki tumbuh lebih tinggi dan batas masa pertumbuhan antara laki-laki dan perempuan juga berbeda.
2. Genetika
Faktor genetik menjadi salah satu faktor utama, bisa jadi Anda pendek karena orang tua juga memiliki ukuran badan tidak terlalu tinggi. Hal ini juga berkaitan dengan etnis sesuai dengan lokasi geografisnya.
3. Pola Istirahat
Hormon yang membuat anak-anak bertumbuh adalah Somatotropin dan hanya akan bekerja saat tidur. Itu alasannya mengapa membutuhkan pola istirahat lebih banyak daripada orang dewasa untuk mengoptimalkan upaya meninggikan badan.
Anak yang kurang tidur dapat membuat hormon somatotropin tidak bekerja secara maksimal sehingga bisa menjadi salah satu penghambat masa pertumbuhan.
4. Tidak diberi ASI Eksklusif
Seperti yang diketahui, ASI memiliki banyak sekali manfaat sehingga banyak ibu yang memilih untuk memberikan ASI Eksklusif untuk anak-anaknya. Tetapi ada beberapa faktor ibu tidak dapat memberikan ASI secara eksklusif.
Hal ini dapat berpengaruh pada masa pertumbuhan tulang secara langsung. Sehingga dapat menyebabkan menjadi pendek.
Walaupun Anda telah melewati masa pertumbuhan, bukan berarti Anda tidak perlu berolahraga. Karena, olahraga peninggi badan tidak hanya berfungsi untuk meninggikan saja tetapi membuat badan lebih sehat dan kuat.