Pekan Terakhir Penangguhan Pajak Ekspor, Harga CPO Masih Tetap Berfluktuasi

Oleh : Abraham Sihombing | Selasa, 03 April 2018 - 12:15 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id, Jakarta – Pada akhir pekan lalu, Jumat (30/03/2018), harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) ditutup pada level RM2.425 per ton. Itu adalah pekan terakhir Maret 2018.

Pada akhir pekan lalu, harga CPO sempat tertekan oleh penguatan kurs Ringgit Malaysia (RM), tetapi berhasil ditutup naik dibandingkan harga CPO pada perdagangan sehari sebelumnya.

“Pekan ini akan menjadi pekan terakhir penangguhan pajak ekspor CPO yang dilakukan Malaysia sejak awal 2018. Pemberlakuan kembali pajak ekspor oleh Malaysia sebesar 5% akan mulai efektif pada pekan depan,” ujar Arie Nurhadi, analis riset PT Monex Investindo Futures, di Jakarta, Senin (02/04/2018).

Sementara itu, harga CPO tahun ini akan dipengaruhi oleh faktor cuaca. Kemungkinannya, harga CPO dapat turun akibat peningkatan volume produksi seiring terjadinya fenomena cuaca kering El Nino.

“Pasalnya, pohon usia muda mulai memproduksi tandan buah segar dan siap untuk dipanen yang pada akhirnya akan meningkatkan volume pasokan CPO di pasar komoditi,” tukas Arie.

Arie mengemukakan, harga CPO pada perdagangan Senin (02/04/2018) ditransaksikan sebesar RM2.455 per ton. Harga tersebut masih berpeluang untuk naik hingga menembus level RM2.460 per ton. Akan tetapi, kemungkinan penurunannya juga masih ada ke posisi RM2.384 per ton. (Abraham Sihombing)

 

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →