KI Jorong Bisa Jadi Contoh Kawasan Industri Luar Jawa yang Dapat Bersaing di Asia

Oleh : Ridwan | Jumat, 23 Februari 2018 - 07:30 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id -Jakarta, Presiden Direktur PT Jorong Port Development (Kawasan Industri/ KI Jorong) Wishnu Soehardjo melaporkan perkembangan KI Jorong kepada Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto.

"Kami melaporkan terkait perkembangan kawasan industri Jorong ke Menperin. Selain itu, kami juga keluhkan masalah perizinan," ujar Wishnu kepada INDUSTRY.co.id di Jakarta, Jumat (23/2/2018).

Ia menuturkan, saat ini investor masih wait and see, dikarenakan masih menuggu perizinan yang belum didapat. "Yang mau masuk pending, nunggu perizinan selesai," terangnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan, posisi Jorong sangat strategis, karena posisinya sendiri tepat ditengah Indonesia. Dan kawasan industri Jorong ini tidak hanya bersaing secara lokal, namun berharap bisa bersaing secara nasional dengan negaranegara lain.

"Posisi kita sangat strategis, ada pelabuhan yang akan selesai tahun ini. Selain itu, ada trans kalimantan rail road, lokasi kita dekat dari bandara Samsudin Noor, nanti juga akan dibangun bandara Mauluka Baulin, jadi semuanya terintegrasi," ungkapnya.

Menurutnya, lokasi kawasan industri Jorong akan dikelilingi oleh beberapa darmaga yang akan mendukung dua klastering industri yaitu hilirisasi besi baja dan di bidang pertanian serta perkebunan.

"Selain itu, nantinya juga akan ada kawasan logistik, sarana transportasi dan lainnya," kata Wishnu.

Ia melanjutkan, Menperin Airlangga berharap kawasan industri Jorong bisa dijadikan proyek percontohan kawasan industri di luar Jawa khususnya di Kalimantan.

"Kemenperin akan membantu percepatan perizinan antara lain dengan koordinasi dengan instansi-instansi terkait seperti Kementrian ATR/BPN dan Pemda," imbuhnya.

Wishnu berharap kawasan industri Jorong dapat beroperasi pada Januari 2019, sesuai dengan terget yang telah ditetapkan. "Untuk itu, kami berharap perizinan bisa selesai bulan Maret 2018, sehingga kami bisa mulai melakukan pembangunan pada bulan April 2018," ucap Wishnu.

Sejalan dengan harapan Menperin, Wishnu yakin kawasan industri Jorong bisa jadi percontohan bagi kawasan industri diluar jawa yang bisa bersaing dengan kawasan-kawasan industri lain di Asia.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →