Temui Menperin, Bos Kawasan Industri Jorong Keluhkan Proses Perizinan yang Terlalu Lama

Oleh : Ridwan | Kamis, 22 Februari 2018 - 20:15 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto menerima kunjungan Presiden Direktur Kawasan Industri Jorong Port Development, Wishnu Soehardjo di Kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta, Kamis (22/2/2018).

"Dalam kunjungan kali ini, mereka melaporkan perkembangan pembangunan kawasan industri jorong yang terbagi oleh dua klastering industri, yaitu hilirisasi besi baja dan di bidang pertanian serta perkebunan," ujar Menperin Airlangg.

Kementerian Perindustrian terus mendorong percepatan pengembangan Kawasan Industri Jorong yang merupakan salah satu proyek strategis nasional (PSN) 14 kawasan industri di luar Jawa.

Selain itu, kawasan industri jorong juga masuk dalam 64 usulan kawasan ekonomi khusus (KEK) sebagai salah satu usaha untuk meningkatkan pemerataan perekonomian daerah.

Ditempat berbeda, Andi Yudi Hendriawan selaku Direktur Kawasan Industri Jorong mengatakan, dalam pertemuan dengan Menperin Airlangga, kami mendiskusikan mengenai percepatan Kawasan Industri Jorong. Dimana kami masuk PSN, tetapi pelayanan perizinan di daerah sangat lambat.

"Bapak Menteri Perindustrian akan mendorong pemerintah provinsi untuk kawal percepatan poses perizinan dasar. Kebetulan Bupati Tanah Laut saat ini akan bertarung kembali di Pilkada Tanah Laut," ungkap Andi.

"Kami minta Bapak Menteri untuk secepatnya mendorong proses perizinan, karena PSN kan punya batas waktu," tuturnya.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →