HKI-Kadin-Kemenperin Gelar Dialog Awal Tahun 2018 Dengan Tema Evaluasi Perkembangan Kawasan Industri Pasca PP Nomor 142 Tahun 2015

Oleh : Ridwan | Rabu, 31 Januari 2018 - 08:18 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Himpunan Kawasan Industri (HKI) dan Kamar Dagang Industri (Kadin) Indonesia Bidanh Pengembangan Kawasan Ekonomi bekerjasama dengan Ditjen Pengembangan Perwilayahan Industri Kementerian Perindustrian akan menyelenggarakan "Dialog Awal Tahun 2018".

Dialog yang akan mengusung tema "Evaluasi Perkembangan Kawasan Industri Pasca PP Nomor 142 Tahun 2015" akan dibuka secara langsung oleh Ketua Umum HKI, Sanny Iskandar di Hotel Grand Melia, Jakarta, Rabu (31/1/2018).

Dialog kali ini menghadirkan beberapa narasumber yang kompeten di bidangnya antara laut, Dirjen Pengembangan Perwilayahan Industri (PPI) Kementerian Perindustrian, I Gusti putu Suryawirawan, Dirjen Tata Ruang Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Abdul Kamarzuki, Dirjen Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Imam Santoso beserta seluruh anggota HKI.

Seperti diketahui, Pemerintah terus memacu pertumbuhan ekonomi nasional, salah satunya melalui pembangunan kawasan industri.

Pembangunan kawasan industri juga merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mengurangi ketimpangan ekonomi dalam negeri serta mewujudkan Indonesia sentris.

Sebelumnya, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, pihaknya tengah fokus pada pengembangan kewilayahan industri. Hal ini guna mewujudkan Indonesia yang sentris.

"Upaya ini merupakan implementasi dari salah satu butir Nawacita, yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan," ungkapnya.

Oleh karena itu, pemerintah telah memberikan kemudahan berinvestasi di dalam kawasan industri, antara lain melalui pemberian insentif fiskal dan nonfiskal serta pembentukan satgas untuk penyediaan gas, listrik, air, SDM, lahan, tata ruang, dan lain-lain.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →