Ciptakan SDM Kompeten, Komatsu Indonesia Rangkul 35 SMK di Pulau Jawa

Oleh : Ridwan | Rabu, 13 Desember 2017 - 11:30 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Bertepatan dengan puncak perayaan ulang tahun ke-35, PT Komatsu Indonesia meresmikan Komatsu Management Development Institute (KIMDI) sekaligus meresmikan program Link and Match dengan 35 SMK di pulau Jawa.

Acara peresmian yang dihadiri oleh Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto serta didampingi oleh Presiden Ditektur PT Komatsu Indonesia, Pratjojo Dewo berlangsung di Pusat Pengembangan Industri Komatsu Indonesia (PPIKI), Cakung, Jakarta (13/12/2017).

Dalam sambutannya, Pratjojo Dewo mengatakan, pendirian KIMDI merupakan salah satu inisiatif kebijakan manajemen dalam percepatan pengembangan sumber daya manusia (SDM) di lingkungan PT Komatsu Indonesia beserta affiliate company.

"Program link and match ini tidak hanya di khususkan untuk internal komatsu saja, tetapi juga para pemasok dan semua pemangku kepentingan dalam menginspirasi perubahan lansekap bisnis alat berat yang semakin cepat," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, PT Komatsu Indonesia melakukan penandatanganan nota kesepahaman dalam bidang research and development antara Komatsu, Ltd dengan perguruan tinggi yakni UI, ITB, UGM dan IPB.

Dalam kerja sama ini PT Komatsu Indonesia turut membantu dalam hal penyelarasan kurikulum berbasis kompetensi, pengembangan sarana prasarana praktikum dan penyediaan kesempatan praktek kerja industri bagi siswa SMK dan penanganan industri bagi guru serta sertifikasi.

Pratjojo berharap dengan peresmian KIMDI dapat menjadi wadah untuk meningkatkan kapabilitas karyawan PT Komatsu Indonesia beserta affiliate company, para pemasok dan semua pemangku kepentingan yang berujung pada peningkatan performansi dan efisiensi perusahaan.

"Sedangkan, program link and match ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas SDM lulusan SMK dalam memenuhi tuntutan standar industri," tutupnya.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →