Pemerintah Siapkan Lahan 200 Ha untuk Industri Tiongkok

Oleh : Ridwan | Senin, 16 Oktober 2017 - 13:03 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Pemerintah Indonesia telah menyiapkan kawasan industri yang khusus untuk menampung industri dari Tiongkok. Kawasan tersebut berlokasi di Karawang dengan luas lahan sekitar 200 hektre.

"Kawasan tersebut akan mendukung beberapa sektor industri seperti otomotif, elektronika, sepatu, tekstil, pakaian, dan petrokimia," ujar Menperin Airlanga Hartarto, Senin (16/10/2017)

Airlangga menambahkan, investasi Tiongkok khususnya di sektor otomotif semakin berkembang pesat.

Ada dua pabrik kendaraan asal Tiongkok yang telah beroperasi dengan nilai investasi sebesar Rp16 triliun dan sudah mampu menunjukkan hasil penjualannya cukup baik.

"Indonesia bisa menjadi basis produksi dan ekspor yang potensial, selain memiliki domestic market yang sangat besar. Bahkan, value chain industrinya sudah ada," ungkapnya.

Berdasarkan catatan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), total investasi Tiongkok ke Indonesia sepanjang tahun lalu menempati posisi kedua terbesar dengan nilai 1,07 miliar dolar AS. Uang tersebut mengalir ke dalam negeri melalui 520 proyek.

Airlangga juga telah menawarkan kawasan industri lainnya, seperti di Tanah Kuning, Kalimantan Utara. Kawasan dengan luas mencapai 10 ribu hektare ini akan dijadikan pusat industri berbasis aluminium.

Kawasan yang dilengkapi pelabuhan internasional ini pun akan dibangun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dan sumber Energi Baru Terbarukan (EBT) sebagai modal utama penarik investor

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →