Pengguna Dexlite Tembus Angka 15 Persen

Oleh : Ridwan | Selasa, 27 Desember 2016 - 12:45 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Dexlite yang jadi bahan bakar Solar terbaru PT Pertamina (Persero) cukup menuai hasil positif. Berdasarkan data, angka rata-rata konsumsi Dexlite sudah bisa mengejar pengguna Solar subsidi.

Vice Presiden Fuel Marketing Pertamina Afandi, menjelaskan bahwa secara proporsi "Penggunaan Dexlite sudah cukup memuaskan. Meski belum sebesar Pertalite, namun Dexlite sudah bisa mencuri sebagian pasar Solar."

"Selain Pertalite, dari data higga November 2016 yang menarik adalah Dexlite. Animo cukup tinggi, bahkan saat ini penggunanya sudah menyentuh angka 15 persen dan diharapkan bisa bisa naik dari solar subsidi," tambah Afandi.

Walau belum teralalu banyak, tapi dari data awal tersebut, Pertamina cukup optimis di 2017 akan lebih besar lagi. Pertumbuhan ini pun menjadi pertimbangan bahwa, masyarakat sudah mulai peduli memilih BBM yang digunakan untuk kendaraannya.

Target di tahun depan bisa mengalami pertumbuhan antara lima sampai 10 persen. Sejak diluncurkan Dexlite beberapa waktu lalu Solar subsidi saja sudah turun 3,4 persen. Sedangkan untuk karakter pengguna sampai saat ini masih didominasi oleh kendaraan pribadi bermesin diesel, mulai dari jenis SUV sampai MPV.(iaf)

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →