Inilah Tanggapan Kadin Terkait Cukai Plastik

Oleh : Ridwan | Senin, 28 Agustus 2017 - 13:31 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menanggapi positif pengurangan limbah plastik. namun kebjakan tersebut menuai pro dan kontra dari kalangan pengusaha. Mereka menilai hal tersebut dapat membunuh margin perusahaan.

 

"Penmggunaan plastik memang harus ditekan. Karena plastik ini kan limbahnya aga sulit dihancurkan. Jadi, cari alternatifnya pengurangan plastik ini," ungkap Ketua Umum Kadin, Rosan P. Roeslani akhir pekan lalu di Jakarta.

 

Sebelumnya, pemerintah menargetkan penerimaan cukai dar kantong plastik sebesar Rp500 miliar dalam RAPBN 2018. Target ini menjadi yang pertama kali diterapkan pada kantong plastik kresek.

 

Sementara itu, saat dimintai tanggapan terkait penermaan pajak, pihaknya meminta pemerintah untuk lebih bijaksana dalam menentukan dan mengejar taregt pajak. "Saya berharap kebijakan tersebut tidak berpengaruh negatif pada iklim dunia usaha," terangnya.

 

Untuk itu, Rosan meminta pemerintah untuk mempertimbangkan kembali keputusan tersebut. "Kalau pajaknya saya melihat jangan terlalu optimis, karena dilihat dari target total pajak 93 persen, ya. Kalau keadaan normal yan realistis saja lah," pungkas Rosan.

 

 

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →