HKI - SMF Teken MoU: Jalan Baru Investasi, Hilirisasi, dan Lapangan Kerja Berkualitas
INDUSTRY.co.id - Singapura - Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) dan Singapore Manufacturing Federation (SMF) resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) strategis sebagai langkah konkret memperkuat sinergi dan kolaborasi pengembangan sektor manufaktur serta kawasan industri antara Indonesia dan Singapura.
Penandatanganan MoU ini berlangsung dalam rangkaian Manufacturing Day Summit di Singapura, sebuah forum manufaktur regional bergengsi yang mempertemukan pelaku industri, asosiasi, dan pembuat kebijakan lintas negara untuk mendorong kemitraan, inovasi, serta transformasi industri masa depan.
MoU tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua Umum HKI Akhmad Ma’ruf Maulana dan President Singapore Manufacturing Federation Lennon Tan, serta disaksikan oleh Wakil Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Faisol Riza, sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap penguatan kerja sama industri bilateral Indonesia–Singapura.
Sebagai salah satu basis manufaktur terbesar di Asia Tenggara, sektor manufaktur Indonesia saat ini berkontribusi lebih dari 18 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dan menjadi motor utama ekspor, penciptaan lapangan kerja, serta percepatan hilirisasi industri bernilai tambah tinggi.
Didukung oleh 175 kawasan industri yang tersebar di berbagai koridor ekonomi strategis, Indonesia terus memperkuat posisinya sebagai hub produksi regional sekaligus tujuan utama relokasi dan ekspansi industri global.
Melalui kemitraan ini, HKI dan SMF akan mendorong promosi dan fasilitasi investasi manufaktur, memperkuat integrasi rantai pasok regional, serta mengembangkan kerja sama di bidang inovasi dan transfer teknologi guna mempercepat hilirisasi industri dan peningkatan nilai tambah.
Selain itu, kedua organisasi juga berkomitmen meningkatkan kapasitas sumber daya manusia industri agar selaras dengan kebutuhan industri masa depan.
Ketua Umum HKI, Akhmad Ma’ruf Maulana, menegaskan bahwa kerja sama ini membuka akses yang lebih luas bagi perusahaan Singapura untuk memanfaatkan potensi kawasan industri Indonesia sebagai basis produksi dan ekspor.
“Kemitraan ini menjadi jembatan strategis untuk menghadirkan investasi berkualitas, transfer teknologi, dan pengembangan talenta industri. HKI siap memfasilitasi perusahaan Singapura untuk tumbuh bersama di kawasan industri Indonesia yang terintegrasi, efisien, dan berdaya saing global,” ujarnya.
Kehadiran Wakil Menteri Perindustrian RI dalam penandatanganan MoU ini menegaskan komitmen kuat pemerintah dalam mempererat hubungan ekonomi Indonesia–Singapura, sekaligus mempercepat realisasi investasi, transformasi industri, dan penciptaan lapangan kerja bernilai tambah tinggi.
HKI dan SMF optimistis MoU ini akan menjadi fondasi kokoh terbentuknya ekosistem manufaktur regional yang inovatif, kompetitif, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dan Singapura sebagai mitra strategis dalam rantai pasok industri ASEAN dan global.