Jababeka (KIJA) Optimistis Capai Target Marketing Sales 2025

Oleh : Candra Mata | Kamis, 11 September 2025 - 15:22 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Sukses mencatatkan kinerja positif di paruh pertama 2025 menjadi optimisme PT Kawasan Industri Jababeka Tbk. (KIJA) mampu mempertahankan kinerja di paruh kedua berikutnya. 

Emiten properti ini meyakini mampu meraup target marketing sales hingga akhir tahun ini. 

"Melihat pencapaian pada Semester I/2025, kami optimistis target kinerja bisa tercapai pada akhir tahun 2025. Kami belum merevisi target,”kata Corporate Secretary KIJA, Mulyadi Suganda dalam siaran persnya di Jakarta, dikutip Senin (11/11/2025)

Hingga semester I/2025 perseroan telah merealisasikan marketing sales senilai Rp1,9 triliun. Capaian tersebut setara dengan 55% dari target tahunan 2025 dan naik 13% secara tahunan atau YoY dibandingkan dengan pada periode yang sama tahun lalu senilai Rp 1,7 triliun. 

Meski mencatatkan kinerja baik, dia mengatakan perseroan belum merevisi target yang telah ditetapkan pada tahun ini dan masih berpatokan target yang sudah ada.

Adapun, target marketing sales KIJA hingga akhir tahun ini adalah senilai Rp3,5 triliun. Muljadi memproyeksikan pada semester II/2025 proyek unggulan KIJA masih dari Kawasan Industri Kendal. 

Saat ini, terangnya, mayoritas Investor yang berinvestasi di kawasan tersebut berasal dari China, dan sejumlah lainnya berasal dari Taiwan, Korea, dan Jepang.

Lebih lanjut, dari target hingga akhir tahun tersebut, perseroan menetapkan sebesar Rp2,25 triliun di antaranya berasal dari Joint Venture atau JV di Kendal. 

Selain itu optimisme KIJA menatap paruh kedua tahun ini juga berasal dari pertumbuhan ekonomi Indonesia per Kuartal II2025.

KIJA membukukan pendapatan konsolidasi senilai Rp2,72 triliun pada semester I/2025. 

Angka ini tumbuh 14% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp2,38 triliun. 

Tak hanya itu, laba bersih perseroan pada Semester I/2025 melaju sebesar 523,50% secara tahunan menjadi Rp310,65 miliar dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu Rp49,82 miliar.

Dalam mengejar pertumbuhan bisnisnya, KIJA atau Jababeka memacu pembangunan properti komersial ruko multiguna di tengah peningkatan transaksi dagang elektronik (e-commerce) yang menjadi angin segar bagi seluruh sektor industri di Indonesia, khususnya bagi industri logistik serta pergudangan.