Ngebet Jual iPhone 16 di RI, Apple Kirim Surat untuk Menperin Agus

Oleh : Ridwan | Senin, 04 November 2024 - 16:30 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id -Jakarta – Apple Inc telah mengirim surat kepada Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Dalam surat tersebut, Apple Inc ingin melakukan audiensi dengan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. Surat ini dating setelah kabar iPhone 16 tidak bisa dirilis di Indonesia.

“Kami sudah terima surat dari Apple. Mereka ingin ketemu menjalaskan kepada Menteri, tapi prinsipnya kan kita dorong mereka mempercepat realisasi kebutuhannya,” ungkap Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian, Eko S.A Cahyanto dikutip Senin (4/11).

Dikatakan Eko, pihaknya masih menunggu pemenuhan komitmen realisasi investasi dari Apple sebagai syarat perpanjangan sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). 

“Prinsip pemerintah yakni mendorong pemenuhan TKDN bagi perusahaan yang memasarkan produknya di dalam negeri,” jelasnya.

Sekedar informasi, Apple selama ini telah mengantongi sertifikat TKDN 35%. Namun, sertifikat tersebut sudah habis dan mesti diperpanjang.

Untuk mendapatkan perpanjangan TKDN, Apple diminta menyelesaikan komitmen investasinya senilai Rp1,7 triliun. Adapun yang sudah terealisasi saat ini sebesar Rp1,48 triliun lewat pembangunan Apple Academy.

“Pada prinsipnya untuk HKT (handphone, komputer genggam dan tablet), produk-poduk yang memang sudah diwajibkan untuk memiliki TKDN. Kita juga dorong mereka punya TKDN yang lebih tinggi. Pada prinsipnya kan investasi itu berbanding lurus dengan nilai TKN,” tutup Eko.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →