Tak Hanya Cocok jadi Wisata Wellness Tourism, Menteri Sandi: KEK Morotai Miliki Peluang Bisnis Digitalisasi yang Besar

Oleh : Ridwan | Sabtu, 26 November 2022 - 16:10 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Morotai - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menilai pulau Morotai, Maluku Utara sangat cocok dikembangkan menjadi destinasi wisata wellness tourism.

"Kalau mau, Morotai ini bisa dikembangkan untuk wisata wellness," kata Sandiaga saat kunjungan kerja ke Morotai, Jumat (25/11).

Destinasi wellness tourism adalah perjalanan untuk tujuan mempromosikan kesehatan dan kesejahteraan melalui aktivitas fisik, psikologis, atau spiritual. Jenis wisata ini dipercaya bisa memperpanjang umur.

Menurut Menparekraf, alasan cocoknya jenis wisata tersebut diambil dari kisah seorang tentara Jepang masa perang dunia II bernama Teruo Nakamura yang bersembunyi di hutan Pulau Morotai hingga ditemukan kembali pada 1974.

"Nakamura umurnya sangat panjang di sini (Morotai) dan sangat wellness terjaga, dia sampai usia lanjut di sini dia kembali di Jepang lima tahun kemudian beliau meninggal. Jadi ini destinasi wellness yang sangat berpotensi," jelasnya.

Selain wisata wellness, lanjut Menteri Sandi, dari sisi peluang bisnis digitalisasi juga sangat besar untuk Pulau Morotai.

Ia pun meminta kepada pihak pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dalam hal ini PT Jababeka Morotai untuk bisa berkolaborasi dan mengundang investor-investor besar lainnya, seperti investor Jepang, China dan Rusia untuk mengembangkan bisnis di Pulau Morotai.

"Tadi digitalisasi ini saya perkenalkan Anna, dia adalah salah satu investor yang akan membuat metaverse di beberapa destinasi jadi nanti Anna bisa menjelaskan ke Pak Basuri (Dirut Jababeka Morotai) apa yang mereka lakukan sekarang di Bali dan di Dili dan sekarang dikembangkan juga untuk Morotai," tutup Menparekraf.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →