Keren! Dukung Penggunaan Produk Dalam Negeri, SUCOFINDO Realisasikan 76.8% PDN di Tiap Proses Bisnis

Oleh : kormen barus | Jumat, 15 Juli 2022 - 09:22 WIB · 3 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id, Jakarta– Sebagai dukungan terhadap program pemerintah dalam Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN), PT SUCOFINDO berkomitmen melibatkan sebanyak mungkin penggunaan Produk Dalam Negeri (PDN) di tiap proses bisnis Testing, Inspection, and Certification (TIC), serta pelatihan dan konsultansi. Tercatat periode Januari-April 2022 PT SUCOFINDO telah memenuhi 76.8% atau senilai Rp239.4  miliar Penggunaan Produk Dalam Negeri.

Data PDN PT SUCOFINDO berdasarkan inspeksi dan penilaian dari tim verifikator TKDN serta Tim Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). “Verifikasi ini dilakukan oleh tim TKDN dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dengan mengedepankan profesional. Kami menargetkan PDN di PT SUCOFINDO akan naik 5% tiap tahunnya,” kata Direktur Utama PT SUCOFINDO Mas Wigrantoro Roes Setiyadi.

Mas Wigrantoro menambahkan bahwa Penggunaan Produk Dalam Negeri (PDN) merupakan komitmen PT SUCOFINDO mendukung program pemerintah untuk Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN). Hal ini sesuai dengan arahan Kementerian BUMN No S-186/S.MBU/04/2022 dalam merealisasikan  Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2022 tanggal 30 Maret 2022 tentang Percepatan Peningkatan Penggunaan PDN dan Produk Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Koperasi dalam rangka Menyukseskan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia. Berdasarkan Intruksi Presiden No. 2 tahun 2022 menyatakan bahwa penggunaan PDN di perusahaan paling sedikit 40 %.

“Kami berupaya untuk memaksimalkan penggunaan produk dalam negeri  sebagai wujud dukungan kami terhadap program TKDN,” kata Mas Wigrantoro.

PT SUCOFINDO juga telah membentuk tim TKDN Pengadaan Barang atau Jasa. “Tim ini bertugas untuk melakukan monitoring implementasi Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) di lingkungan kantor pusat SUCOFINDO, serta di 80 titik layanan dan 65 laboratorium SUCOFINDO yang tersebar di Indonesia,” ujar Mas Wigrantoro.

PT SUCOFINDO adalah perusahaan inspeksi pertama di Indonesia dan didirikan pada tanggal 22 Oktober 1956. PT SUCOFINDO saat ini tergabung menjadi bagian holding BUMN Jasa Survei atau ID Survey. PT SUCOFINDO memiliki layanan jasa Testing, Inspeksi, Sertifikasi untuk berbagai sektor Industri.

Bisnis SUCOFINDO bermula dari jasa pemeriksaan dan pengawasan di bidang perdagangan membantu pemerintah dalam menjamin kelancaran arus barang dan pengamanan devisa negara. Kemudian SUCOFINDO melakukan diversifikasi jasa di bidang, laboratorium analitis, keteknikan, audit, sertifikasi, assessment, konsultansi, pelatihan, dan berbagai kegiatan penunjang terkait, di antaranya di bidang pertanian, kehutanan, migas, pertambangan, konstruksi, industri pengolahan, kelautan, perikanan, transportasi, energi baru dan  terbarukan, dan teknologi informasi.

SUCOFINDO memiliki 80 titik layanan yang tersebar di seluruh Indonesia, dikelola secara terpadu dan didukung oleh para ahli di berbagai bidang. Jaringan 65 laboratorium yang luas menyediakan layanan dekat dengan pelanggan di seluruh Indonesia.      

Kormen Barus

Pimpinan Redaksi

Kormen Barus adalah seorang jurnalis dan editor senior yang saat ini dikenal sebagai Pimpinan Redaksi di media portal berita nasional ⁠Industry.co.id. Ia juga memiliki rekam jejak sebagai jurnalis untuk portal Infomoneter dan Redaktur Pelaksana di Majalah Business Review. Selain aktif di dunia jurnalistik, ia adalah penulis yang telah menerbitkan karya di bidang lingkungan, seperti buku yang berjudul "Desa Mandiri Menuju Langit Biru di Bumi Khatulistiwa

Lihat semua artikel →