Waketum Kadin: Sektor Konstruksi Merupakan Bisnis Yang Paling Menarik

Oleh : Hariyanto | Jumat, 20 Juli 2018 - 07:46 WIB

Pengerjaan Proyek Infrastruktur (foto: Humas)
Pengerjaan Proyek Infrastruktur (foto: Humas)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Erwin Aksa menyatakan bahwa sektor konstruksi sekarang merupakan bisnis yang paling menarik karena pemerintah gencar membangun infrastruktur.

"Sekarang bisnis yang menarik adalah bidang konstruksi infrastruktur, karena manufaktur saat ini sedang melambat," kata Erwin Aksa dalam diskusi "Peluang Bisnis Konstruksi di Indonesia" yang digelar di Jakarta, Rabu (18/7/2018).

Menurut Erwin, jasa konstruksi saat ini dapat dikatakan sebagai salah satu pelaung besar yang bisa dimanfaatkan oleh pelaku usaha nasional di samping berbagai sumber daya alam seperti batubara dan kelapa sawit.

Namun, ia juga menyoroti bahwa "booming"-nya sektor konstruksi ternyata masih memiliki sejumlah kelemahan seperti dalam aspek SDM, teknologi, dan juga permodalan.

"Itulah mengapa kita melihat beberapa hal yang seharusnya tidak terjadi (kecelakaan kerja saat mengerjakan konstruksi infrastruktur)," ucapnya.

Begitu pula dengan teknologi, di mana Erwin melihat bahwa saat ini merupakan eranya teknologi baru dalam bidang konstruksi yagn terindikasi dengan banyaknya dibangun "elevated road" atau jalan layang.

Dalam bidang peningkatan SDM, ujar dia, Kadin juga siap bekerja sama dengan berbagai pihak seperti Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dalam rangka mencari solusi untuk mempercepat pensertifikatan guna membenahi kualitas SDM konstruksi.

"Kebanyakan pekerja seperti di level mandor tidak punya sertifikasi dan ijazah. Kita harus pikirkan bagaimana mereka bisa memiliki sertifikat," ucapnya.

Erwin juga mengingatkan bahwa untuk sektor properti saat ini sedang mengalami penurunan, terutama terkait dengan bangunan apartemen untuk kelas menengah-atas.

Untuk itu, ujar dia, diharapkan gencarnya pembangunan infrastruktur yang dicanangkan pemerintah juga bisa menutupi kemunduran properti dan menyerap banyak jasa pelaku usaha bidang konstruksi di Tanah Air.

Ia juga mengutarakan harapannya agar berbagai pemangku kepentingan termasuk pelaku usaha jasa konstruksi dapat bahu-membahu untuk mengembangkan sektor konstruksi nasional. (tar)

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Jokowi Tinjau Kesiapan Kompleks Olahraga GBK

Selasa, 21 Agustus 2018 - 11:45 WIB

Berikut Ini Jadwal Pertandingan Asian Games di Jakarta

Perhelatan olahraga terbesar se-Asia atau Asian Games 2018 mulai memasuki hari ketiga. Indonesia sebagai tuan rumah kali ini membagi penyelenggaraan Asian Games 2018 di dua kota yaitu Jakarta…

Tulus Abadi, Ketua Pengurus Harian YLKI

Selasa, 21 Agustus 2018 - 11:21 WIB

Ini Maklumat Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia pada Hari Raya Idul Adha

Besok umat Islam akan merayakan Idul Adha. Puncak dari Hari Raya Idul Adha adalah penyembelihan hewan kurban. Ini adalah momen yang sangat baik bagi masyarakat (khususnya menengah bawah) untuk…

Foto Ilustrasi E-commerce

Selasa, 21 Agustus 2018 - 11:15 WIB

RPP Perdagangan e-Commerce Tinggal Tunggu Goresan Tinta Jokowi

Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Transaksi Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (TPMSE) ataue-commercesaat ini tengah menunggu pengesahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) (Ist)

Selasa, 21 Agustus 2018 - 10:30 WIB

Anak Perusahaan RNI Luncurkan Program Kemitraan Tebu Desa Penyangga

Anak Perusahaan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) yang bergerak dalam sektor agroindustri, PT PG Rajawali II meluncurkan Program Kemitraan Tebu Desa Penyangga dengan Pabrik Gula (PG)…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto

Selasa, 21 Agustus 2018 - 10:30 WIB

Menteri Airlangga: APBN 2019 Akan Difokuskan pada Pembangunan SDM

Pemerintah telah menetapkan untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2019 akan difokuskan pada pembangunan sumber daya manusia (SDM).