Jababeka, Kawasan Industri Terbesar dan Terlengkap di Asia Tenggara Siap Luncurkan Kavling Baru Untuk Investor

Oleh : Hariyanto | Kamis, 25 Januari 2018 - 10:10 WIB

Jababeka Siap Luncurkan Kavling Baru Untuk Investor
Jababeka Siap Luncurkan Kavling Baru Untuk Investor

INDUSTRY.co.id - Cikarang - Sejak tahun 1989, kawasan Kota Jababeka terus berkembang, hingga kini total luas wilayahnya mencapai 5.600 hektar, dan menjadikan kawasan industri Jababeka sebagai salah satu yang terluas di Asia Tenggara.

Sebagai pionir kawasan industri swasta di Indonesia, perkembangan kawasan industri Jababeka tak lepas dari semakin lengkapnya infrastruktur di sekitar Kota Jababeka. Saat ini tercatat lebih dari 1.650 perusahaan multinasional lebih dari 30 negara menjadi tenant di kawasan industri Jababeka di Cikarang, Bekasi, serta 730.000 pekerja dan 10.000 ekspatriat di area tersebut.

"Bagi para investor, kawasan industri Jababeka di tahun 2018 mulai membuka tahap baru yaitu tahap 8 dimana tanah kavling yang sudah siap untuk di pasarkan sebesar 20 ha pada awal tahun ini," kata Rudi Subrata selaku General Manager of Industrial Sales & Marketing Dept PT Graha Buana Cikarang kepada INDUSTRY.co.id diJakarta (25/1/2018).

Ditambahkan Rudi, tahap 8 ini diperkirakan sampai 100 ha, tanah kavling yang akan ditawarkan mulai dari seluas 8.000 m2. Selain tanah kavling, kawasan industri Jababeka juga mengeluarkan produk-produk bangunan industri untuk beragam kebutuhan.

Salah satu produk terbaru yang diluncurkan pada 2018 ini adalah Jababeka BizPark 2 untuk melanjutkan kesuksesan Jababeka Bizpark pertama yang telah habis terjual pada tahun 2017.

"Inilah bangunan multiguna dan modern di Cikarang seluas 162 meter persegi, dengan harga mulai Rp 1,8 miliar," ujarnya.

Lebih lanjut Rudi menjelaskan, beberapa bangunan industri yang lebih luas juga ditawarkan di kawasan industri Jababeka. Sebut saja Premium Standard Factory Building (SFB) dengan luas bangunan 1.035 m2 dan luas tanah mulai 1.426 m2, dengan harga mulai Rp 13 miliar. SFB cocok untuk industri manufaktur, elektronik, dan otomotif.

Kemudian, sebutnya, terdapat bangunan dengan konsep 3 in 1 yaitu New Three in One Building (TOB). TOB bisa berfungsi sebagai kantor, gudang, dan workshop sekaligus. Dengan luas bangunan 453 m2 dan luas tanah mulai 540 m2, TOB ditawarkan mulai Rp 4,5 miliar.

"Bagi home industry, terdapat produk Supporting Industrial Building (SIB) dengan luas bangunan 155 m2 dan luas tanah 411 m2, harga mulai Rp 3 miliar," pungkas Rudi.

Lengkapnya berbagai fasilitas di kawasan menjadikan Kota Jababeka sebagai tempat berbisnis ideal bagi para investornya. Selama 27 tahun, tercatat lebih dari 1.650 perusahaan multinasional bernaung di kawasan Kota Jababeka. Kehadiran perusahaan-perusahaan bernama besar seperti Mattel, Unilever, Samsung, LOreal, Kao, AkzoNobel, Kawan Lama, dan masih banyak lainnya turut berkontribusi dalam meyakinkan investor untuk menanamkan modal di Indonesia.

"Pengembangan dalam beberapa tahun terakhir telah menunjukkan progress yang sangat baik bagi kawasan industri Jababeka. Hal ini terlihat dari pembangunan fasilitas komersial yang lengkap dan variasi produk properti yang banyak untuk hunian maupun investasi di kawasan industri Jababeka. Hal ini tentunya sesuai rencana jangka panjang dari perseroan untuk menjadikan Kota Jababeka Cikarang sebagai kawasan kota mandiri terpadu berwawasan lingkungan, ujar Direktur PT Jababeka Tbk, Sutedja S. Darmono.

Karena itu, dirinya berharap, pengembangan demi pengembangan yang telah dan akan dilakukan Jababeka Industrial Estate sebagai kawasan industri yang sekarang menjadi kota mandiri nantinya terus berkembang sehingga semakin menarik minat para Investor luar dan lokal.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Mantan Menko Perekonomian Rizal Ramli (Foto Ist)

Minggu, 18 November 2018 - 12:18 WIB

Selaras Pemikiran Rizal Ramli, Pemerintah dan Bank Indonesia Wajibkan Eksportir Bawa Pulang Devisa

Rencana Bank Indonesia (BI) dalam menerbitkan aturan baru yang mewajibkan eksportir membawa devisa hasil ekspor (DHE) ke dalam negeri pada 1 Januari 2019 selaras dengan ide dan gagasan ekonom…

Peneliti berprestasi ke Taiwan

Minggu, 18 November 2018 - 11:15 WIB

Kementerian Pertanian Berangkatkan Peneliti Berprestasi ke Taiwan

INDUSTRY.co.id -

Taiwan Kementerian Pertanian memberangkatkan Peneliti Berprestasi untuk mempelajari inovasi teknologi pertanian modern khususnya bidang Hortikultura…

Petani Padi (Ilustrasi)

Minggu, 18 November 2018 - 10:46 WIB

Agroekologi Bisa Jadi Solusi Pertanian Masa Depan

Agroekologi sesungguhnya memiliki kemampuan menghasilkan produksi pertanian lebih tinggi dibanding pola pertanian konvensional. Sayangnya, agroekologi masih belum mendapatkan perhatian dan dukungan…

Presiden Jokowi(Foto Setkab)

Minggu, 18 November 2018 - 10:34 WIB

KTT APEC akan Bahas Konektivitas Untuk Pertumbuhan Inklusif

Konferensi Tingkat Tinggi Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) 2018 hari kedua, Minggu (18/11/2018) di Port Moresby, Papua Nugini, antara lain akan membahas konektivitas untuk pertumbuhan…

Presiden Jokowi(Foto Setkab)

Minggu, 18 November 2018 - 10:29 WIB

Presiden Jokowi Hadiri Pertemuan Dewan Bisnis APEC

Presiden Joko Widodo menghadiri pertemuan Dewan Bisnis Asia-Pacific Economic Cooperation atau APEC Business Advisory Council (ABAC) di Port Moresby, Papua Nugini, Sabtu (17/11/2018).