INDUSTRY.co.id-Jakarta-KH Said Agil Siraj, Ketua Tanfiziyah PBNU yang dicalonkan kembali sebagai Ketua PBNU periode mendatang berharap sikap moderat menjadi pegangan insan nahdiyin.
"Maka, sikap tawassuth kembali diuji hari-hari ini, tak hanya di Indonesia tapi di seluruh dunia," katanya di Lampung, Rabu (22/12/2021).
Ujian sikap moderat ia menyebutkan berkisar pada Perubahan Iklim, kesenjangan ekonomi, bio-teknologi, polarisasi percakapan dan identitas, radikalisme-terorisme, dan krisis energi.
Sementara itu, kata dia laju teknologi bergerak secara eksponensial menawarkan kemudahan-kemudahan praktis dengan risiko-risiko yang tak sepenuhnya bisa diperkirakan.
"Daftar panjang tersebut bisa diringkas sebagai keresahan-keresahan milenial," katanya.
Menurutnya, keresahan yang penanganannya jelas meniscayakan kolaborasi bersama warga dunia, bukan hanya warga negara. Di situ lah, kita mengapresiasi inisiatif pemerintah Indonesia yang mencanangkan Visi Indonesia 2045.
Itu adalah masa-masa puncak bonus demografi tapi diperkirakan juga merupakan masa-masa kelam bumi secara iklim dan lingkungan.
"Penghargaan setinggi-tingginya kita haturkan kepada Bapak Presiden Joko Widodo, Bapak Infrastruktur Indonesia. Konektivitas antar wilayah di Indonesia menjadi jauh lebih efektif dan efisien. Dan konektivitas itu akan memicu ketercapaian Visi Indonesia 2045," katanya.