Layakkah Anda Menjadi IT Preneur

Oleh : Hendra Triana | Selasa, 06 Juni 2017 - 10:47 WIB

Hendra Triana, Praktisi I.T, Dosen & Business Analyst
Hendra Triana, Praktisi I.T, Dosen & Business Analyst

INDUSTRY.co.id - Teknologi informasi dan Komunikasi ( TIK ) telah memberikan banyak perubahan dalam dunia bisnis, dan juga mampu membuka peluang-peluang bisnis baru.  Bidang keahlian  ITpreneurship bertujuan mendidik dan melatih para insan bertalenta bisnis, baik mahasiswa atau khalayak umum untuk menjadi wirausahawan yang handal dalam berbagai jenis bisnis dengan memanfaatkan Teknologi informasi dan Komunikasi ( Software-Piranti Lunak & Hardware-Piranti Keras ) sebagai alat bantu keunggulan perusahaannya.

Beberapa Pebisnis Muda yang memulai dengan Startup Bisnisnya antara lain Lichi Wu dari Singapura, memiliki pengalaman tentang “kegagalan” dari Google, Admob, Chalkboard, salah satu startup terkenal di Singapura. Karaniya Dharmasaputri, dia adalah pendiri sekaligus CEO dari Vivanews.com, yaitu perusahaan IPO pertama yang berkaitan dengan industri internet. Motivasi dia dalam berbisnis adalah berawal dari “kekecewaan” karena media berita di internet dianggap sebagai “media sampah”, penuh kebohongan dan informasinya kurang penting. Dia meninggalkan posisinya disalah satu media terkemuka, Tempo dan bergabung dengan beberapa rekannya untuk merubah paradigma masyarakat pada media berita internet.  Willis Wee, CEO Tech in Asia, salah satu startup media terbesar di Asia. Jiwa wirausaha Willis tumbuh karena keadaan yang kurang mampu ketika masih kecil dulu. Dia berbagi tentang perjalanannya dari awal sampai ia menemukan Tech in Asia pada usianya yang ke 24 tahun. Rama, pria yang terkenal di kalangan startup dikota Bandung. Takeshi Ebihara, pendiri dari Batavia Incubator.

Wirausahawan (bahasa Inggris: entrepreneur: wikipedia) adalah orang yang melakukan aktivitas wirausaha yang dicirikan dengan pandai atau berbakat mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun manajemen operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkannya, serta mengatur permodalan operasinya).

Apa dan Bagaimana Memulai Bisnis Startup yang Sebenarnya ?

IT-Preneur ini ditujukan untuk kalangan entrepreneur muda bidang teknologi informasi dan Komunikasi (TIK) di Indonesia mulai trend sekitar Akhir Tahun 2010 dan terus berkembang sampai saat ini . Dunia bisnis sekarang sudah tidak asing lagi terutama kaum muda yang dinamis, kebanyakan mereka sekarang kuliah sambil berbisnis karena untuk tambahan uang saku dan jajan mereka juga. Bisnis yang dimulai banyak sekali karena kekreatifitas anak muda di kota Besar atau Metropolitan yang selalu out of the box. Maka dari itu ketika salah satu temannya sudah sukses memulai bisnis otomatis temannya lagi akan merasa tertantang untuk memulai bisnis karena penasaran.

Bagi yang ingin mulai berbisnis atau mengembangkan bisnis nya di era digital ini jangan sampai salah memilih teknologi adalah salah satu peran penting para “Pemerhati TIK dan Bisnis Analis” untuk membantu akselerasi bisnis mereka.

Pendekatan sejak awal trend bisnis online, yang banyak dilakukan agar bisnis anda mudah dikenal dan mudah dicari banyak orang dibuatkanlah website nya . Sangat murah sekali, mulai dari Rp. 200.000/bulan anda sudah bisa berbisnis hanya di depan laptop aja.

Pada Saat ini, startup teknologi atau perusahaan rintisan buatan entrepreneur asal Indonesia makin  dilirik oleh investor asing.  Tingginya penetrasi internet masyarakat Indonesia, populasi yang besar, serta pertumbuhan perusahaan rintisan digital yang masif menjadi daya tarik tersendiri untuk para pendiri bisnis dan pemodal luar negeri.

Menurut Data kementrian UMKM jumlah UMKM –Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Indonesia tercatat sudah hampir mencapai 57 Juta Anggota, ini peluang peluang besar karena semua segment pasar UMKM dan Koperasi ada disana, sebagai Dasar Fundamental Ekonomi Masyarakat dan Negara Indonesia ( Kemandirian Ekonomi Kerakyatan ).

Selain terasa menyenangkan, memiliki bisnis  startup yang berhasil sukses bisa memberikan kepuasan yang tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata. Usaha dan kerja keras kita dalam membangun bisnis selama ini, dapat terbayar impas.  Hanya saja, para investor itu tidak akan serta-merta memberikan suntikan dana untuk startup tanpa mengecek kredibilitas bisnisnya terlebih dahulu. Karena itulah, harus memiliki histori perusahaan yang baik, merupakan hal yang penting untuk diperhatikan oleh para entrepreneur dalam membangun usahanya.

Agar tidak salah melangkah, beberapa “TIPs” Fundamental yang penulis buatkan sesuai Pengalamannya dalam turut membangun Bisnis Startup dan sebagai Pemerhati TIK, menjadi bahan pelengkap dan pertimbangan membuat bisnis START-UP atau Online bagi para Pemula dan yang sudah berjalan                 di Indonesia:

  • SEDERHANA

Untuk membuat produk atau layanan apa yang cocok untuk dijual, mengapa  tidak mencoba untuk memulainya dari hobi anda? Karena sebagai pebisnis, kita akan dituntut untuk bekerja 24 jam sehari, tujuh hari seminggu. Misalnya, anda memiliki hobi bermain Sepak Bola maka bisa dimulai dengan membuat sebuah situs online yang menjual jersey ( baju team favorit bola ), sepatu dan berbagai aksesori lainnya yang biasa dipakai para atlet, atau para Kaum Hawa yang memiliki Hobby Fashion atau Kuliner Makanan, harus mau mencoba ?

Bayangkan jika anda membisniskan sesuatu produk barang atau jasa yang tidak anda sukai atau tidak cocok karena terpaksa atau hal lainnya ?

Oleh sebab itu, diharapkan dan disesuaikan rencana usaha yang akan dibuka dengan kemampuan, minat dan bakat yang anda miliki, kemungkinan kesuksesan akan lebih besar, Tentunya dengan tetap memerhatikan selera pasar dan peluang yang ada.

  • UNIFIKASI DAN DINAMIS

Keunikan ini diperlukan supaya bisnis yang anda miliki dapat menawarkan sesuatu yang berbeda, yang selama ini belum pernah diberikan atau ditawarkan oleh para kompetitor kepada pelanggannya. Kalau hanya sekedar menawarkan produk atau layanan yang sama, akibatnya kita perlu bersaing harga dengan para kompetitor. Tapi, kalau kita punya sesuatu yang berbeda yang tidak dimiliki para pesaing, orang-orang pasti akan memilih kita, berapapun harga produk atau layanan yang dipatok.

Unik itu tidak serta merta harus datang dari bentuk produknya. Tapi, unik juga bisa berasal dari kombinasi layanannya. Misalnya, anda akan berbisnis paket perjalanan untuk mahasiswa. Selama ini para pesaing sudah membuat paket untuk tur keliling ke kampus-kampus di negara tujuan untuk studi banding, kita dapat membuat paket jalan-jalan sambil belajar di masing-masing kampus, walaupun mungkin hanya beberapa jam saja. Oleh karena itu, kemasan dan deskripsi produk dan layanan itu sangat penting bagi pembeli, terlebih ketika kita memang menjalankan bisnis online. Dengan Unifikasi akan mudah mengembangkan secara DINAMIS produk turunan berikutnya.

  • MODAL

Modal merupakan faktor penting dalam memulai usaha sendiri. Modal bisa didapat dari tabungan sendiri, investor atau pinjaman bank. Namun, jika modal kita belum cukup tapi tetap tak ingin berhutang, kita bisa juga membuat startup yang lini bisnisnya tanpa modal besar, sehingga cukup menjadi reseller (pengecer) suatu produk atau layanan.

Contohnya, apabila kita mau mendirikan sebuah situs online penjualan Makanan “Kripik Singkong”  yang diantar ke rumah-rumah. Anda dapat  bekerjasama dengan sebuah perusahaan “Kripik SIngkong” ternama, sehingga yang perlu kita lakukan tinggal mempromosikan produk tersebut di situs online milik kita. Selanjutnya, kita bisa menikmati komisi dari setiap penjualan produk tersebut.

Sekalipun sudah meraih untung besar dari bisnis jangan terburu-buru untuk menikmati hasilnya dengan cara yang konsumtif.  Cobalah untuk selalu berpikir  tentang re-investasi bisnis dan pengembangan bisnis lainnya, misalnya dengan memperluas usaha atau membuka cabang baru, membuat produk turunan baru atau inovasi lainnya, sehingga keberlangsungan usaha dapat berjalan baik.

  • LEGALITAS

Jadikan usaha anda sebagai usaha yang legal dan diakui secara Hukum. Langkah awal tentukan struktur hukum, pilih nama untuk bisnis yang didirikan, setelah itu daftarkan nama ke Ditjen Hak Kekayaan Intelektual sebagai merek dagang resmi dan sah di mata hukum. Dengan begitu anda akan bisa menuai keuntungan jangka panjang. 

Selain kita dapat menjalankan bisnis dengan aman dan nyaman, pelanggan kita juga akan merasa lebih tenang jika membeli produk atau layanan dari bisnis yang sudah jelas legalitasnya, dibandingkan dengan membeli dari sebuah perusahaan tanpa izin usaha. Tingkat Kepercayaan Pelanggan akan meningkat.

  • FOKUS

Saat berbisnis, kita tak boleh setengah-setengah. Pastikan anda serius dan fokus untuk membangun bisnis ini. Artinya, kita harus benar-benar sepenuh hati terjun ke dalamnya secara konsisten dan tekun agar dapat menghadapi semua kendala yang mungkin muncul saat berbisnis.

Berdasarkan cerita para entrepreneur sukes, membangun sebuah usaha hingga sukses tidaklah mudah, selalu ada hambatan serta risiko kegagalan yang bisa datang kapan saja. Karena itulah, tetaplah semangat dan positive thinking, selama kita menjalankan bisnis dengan cara yang baik tentu akan selalu ada solusi dari setiap masalah.

Tidak perlu gengsi untuk belajar dan mengamati pengusaha yang telah sukses dengan bidang yang sama. Dengan memperdalam pengetahuan mengenai semua hal yang berhubungan dengan bisnis yang kita jalankan, produk dan layanan yang dihasilkan pun bisa lebih inovatif.

BEBERAPA LANGKAH MEMBANGUN BISNIS START-UP “ONLINE” :

Langkah 1:

  • Melihat Passion dan Potensi Diri; bisa dimulai dengan melihat kebelakang sebenarnya Hobby anda masa lalu atau sampai saat ini ( Olah Raga, Membaca, Naik Gunung, Otomotif, Kuliner, Fashion dll )
  • Market Research ( Analisa Pasar ); melihat bagaimana persaingan di pasar, bagaimana selera penerimaan di masyarakat, dan lain sebagainya.

Langkah 2:

  • Pada fase ini, seorang founder (pendiri usaha) siap untuk belajar menjadi seorang ahli marketing, ahli finance, ahli administration, ahli outsourcing, dan lain sebagainya.
  • Ada pelajaran-pelajaran bisnis yang harus kita gali dalam-dalam jika ingin membangun sebuah perusahaan, adalah sebagai berikut :
    • Mengatur cashflow Keuangan
    • Memahami Hukum Perdagangan dan Jual Beli  
    • Membuat Kontrak dan Perjanjian dengan Calon Pelanggan
    • Cara berkomunikasi dengan client/vendor
    • Cara merekrut karyawan atau staff
    • Cara menggaji yang sesuai dengan undang-undang
    • Dan bidang ilmu lainnya yang harus kita pelajari sebelum membangun perusahaan.

Mengapa Kita Harus Belajar Hal itu semua ?

Hal ini yang unik di dalam bisnis Start-Up, karena ketika membangun startup, kita belum cukup pengalaman dan belum cukup dana untuk meng-hire semua ahli tersebut. Para founder  inilah yang harus mampu mengenali bidang-bidang itu, setidaknya sampai startupnya mendapat suntikan capital/modal atau sekedar untuk membantu biaya operasional saja.

Langkah 3:

  • Fase Membuat Produk, mencerminkan Karya Nyata dan Produk yang Baik sesuai Ide, Visi dan Misi yang dibuat Tahap sebelumnya.
  • Di sinilah tahapan untuk melakukan perancangan produk, implementasi produk, testing produk, revisi produk, dan seterusnya akan berulang sesuai dinamika perusahaan.
  • Produk yang baik adalah produk yang didesain dengan baik dan desain yang baik hanya bisa lahir dari Visi yang Jelas dan Terukur. Istilahnya, “GIGO-Garbage in Garbage Out”.  Bila kita gagal merencanakan, itu sama saja dengan kita merencanakan kegagalan.

 Langkah 4:

  • Pada Langkah ini, kita memasarkan produk kita. Di sini kita mulai untuk mengatur timing merilis produk dan fitur-fiturnya, memilah fitur apa yang keluar duluan, belajar melakukan kampanye di berbagai media, melihat feedback dari pengguna.
  • Pada Langkah ini peran TIK dimaksimalkan sebagai supporting dengan Teknologi Informasi dan Komunikasi dapat membantu merubah Proses Pemasaran Konvensional ke Online dan Digital. Membangun Portal atau Website,aktifasi Media Sosial dan Jaringan Komunikasi lainnya sehingga Produk dan jasa yang kita miliki segera diketahui oleh masyarakat luas.
  • Di Langkah ini juga kita mulai melakukan public release, melakukan networking, mencari investor, mencari client, dan lain sebagainya.

Sebagai catatan Penulis di Tahun 2013 banyak startup yang tumbang, alasan paling umum yang terjadi adalah sebagian besar startup itu maunya langsung ke Langkah 3, tanpa memulai belajar Langkah 1 dan Langkah 2. Karena hal tersebut, akhirnya ketika memiliki produk, produknya tersebut mereka tidak tahu akan dibuat apa atau bisa saja produk yang mereka produksi ternyata sudah ada orang lain yang membuatnya dengan sumber dana lebih kuat atau produk yang mereka buat bisa saja tidak cocok dengan pasar di Indonesia.

Lalu contoh kasus yang lebih ekstrim , founder yang lompat ke Langkah 4, produk belum ada, baru ide-ide sekilas, sudah langsung pitching ke Pemilik Modal atau Investor, dijamin akan ditolak karena biasanya para calon Investor akan membaca Portfolio dan Rekam Jejak dan Pengalaman para Pebisnis apalagi Pemula.

 

KESIMPULAN DAN SARAN

  • Fenomena Penamaan istilah Entrepreneurship ( Kewirausaha-an ) kemudian menjadi IT-Preneurship  ( Kewirausahaan dengan IT-Information Technology  ) adalah tidak merubah secara fungsi bisnis  sebenarnya, hanya penekanan dalam trend bisnis di era Digital dan Online lebih mengandalkan TIK-Teknologi Informasi dan Komunikasi sebagai supporting dan akselerasi dengan jaminan Kecepatan, Ketepatan dan Efisiensi waktu dan biaya dapat mudah terukur.
  • TIK akan berkembang terus sejalan dengan teknologi terkini dan bisnis akan lahir menyesuaikan kondisi tersebut atau dapat sebaliknya dengan Inovasi Kreatif akan lahir generasi Bisnis baru yang saling menyesuaikan.
  • Prinsip TIK, selama “Bisnis Proses Organisasi” tersebut Logic, Terukur dan sesuai dengan kaidah standar operasional dan Tata Kelola yang berlaku, akan sangat mudah disesuaikan Pengembangan Fungsi dan Implementasinya.
  • Di Indonesia mulai  tahun 2014 sampai saat ini sudah banyak Lahir  Bisnis Startup yang sedang dan sudah berkembang pesat ( Toko Online, Transportasi Online, Ticketing Online, Reservasi Online, KlikUMKM, dan lain sebagainya) diharapkan akan tumbuh terus sejalan dengan Kebutuhan dan Tuntutan Masyarakat yang Dinamis dan Efisien, Perguruan Tinggi IT diharapkan menghasilkan para Ahli IT yang Kompeten dan dapat bersaing di bidangnya.
  • Perlu disadari bahwa Negara Indonesia sangat  Kaya Raya dan Luas , masih banyak Peluang yang dapat dikerjakan dengan lahirnya para IT-Preneur baru yang Hebat, sehingga NKRI yang Subur, Kaya Raya, Adil Makmur merata akan segera terwujud .
  • Mampu dan Layak-kah anda Menjadi IT-Preneur ?   Tidak ada kata terlambat untuk memulai sesuatu yang baik, tidak ada kata Gagal dalam Belajar memulai sesuatu yang baru, yang penting kita terus semangat untuk Inovasi, Kreatif , Produktif dan jalani semua proses yang harus kita hadapi untuk bisa mencapai sukses yang lebih baik. 
  • Salam “Revolusi Mental  Menuju  Indonesia Emas dan Mercusuar Dunia akan segera terwujud” , semoga informasi ini bermanfaat.

Hendra Triana, Bisnis Analis | Pengamat & Praktisi bidang TIK-Teknologi Informasi dan Komunikasi | Dosen Perguruan Tinggi Swasta |                                              Sekretaris Jendral : KIRM-Komite Independen Revolusi Mental Indonesia | HT4IND.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Chatuchak Weekend Market (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 19 April 2019 - 21:00 WIB

Penting Dicatat Para Shopaholic! Enam Destinasi Belanja di Seluruh Dunia

Ada banyak cara untuk mengangkat suasana hati seseorang, namun terapi ritel tidak diragukan lagi merupakan pilihan populer di antara banyak orang Indonesia, terutama ketika mereka bepergian.

Menristekdikti Mohamad Nasir (Foto Dok Humas)

Jumat, 19 April 2019 - 19:00 WIB

Menristekdikti: Revolusi Industri 4.0 Perlu Peningkatan Pendidikan Vokasi

Di era Revolusi Industri 4.0 ini, mutu dan relevansi pendidikan tinggi vokasi terhadap industri perlu ditingkatkan, agar Indonesia dapat memenuhi kebutuhan tenaga profesional dalam industri…

Rumah Gadang Minang Sumatera Barat (Foto Ist)

Jumat, 19 April 2019 - 17:00 WIB

Industri Pariwisata, Andalan PAD Kabupaten Agam Sumbar

Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat menargetkan pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp140 juta dari tiga objek wisata milik pemerintah setempat selama 2019.

CK Fong Presiden Direktur Treasure Bay Bintan (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 19 April 2019 - 15:00 WIB

Setahun, Treasure Bay Bintan Dikunjungi 180 Ribu Wisatawan

Objek wisata Treasure Bay yang ada di kawasan wisata Lagoi, Bintan masih menjadi objek wisata unggulan di Pulau Bintan bahkan di Kepri. Pada 2018 saja, resort yang dibangun dilahan seluas 338…

Kota Baru Meikarta Cikarang (Ist)

Jumat, 19 April 2019 - 14:00 WIB

Solusi Hunian Baru, Meikarta Pasarkan Unit Baru Seharga Rp280 Juta

Meikarta, hunian yang berlokasi di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat kembali memasarkan unit barunya dengan harga mulai Rp280 juta sebagai solusi bagi masyarakat yang ingin mencari hunian…