INDUSTRY.co.id - Surabaya, Menteri Perindustrian (Menperin) Republik Indonesia, Agus Gumiwang Kartasasmita resmi membuka pameran GIIAS Surabaya yang akan berlangsung selama lima hari hingga 12 Desember 2021.

Advertisement

Menperin Agus dalam sambutannya mengatakan bahwa penyelenggaraan GIIAS Surabaya 2021 memiliki peran strategis untuk kebangkitan sektor industri otomotif nasional pasca pandemi Covid-19. 

"Hadirnya GIIAS juga sebagai sebuah momentum Indonesia untuk dapat beralih menggunakan transportasi yang rendah emisi karbon dan ramah lingkungan," ucap Menperin, Kamis (9/12/2021).

Advertisement

Selain itu, menurutnya, penyelenggaraan GIIAS di Surabaya sebagai kota terbesar kedua setelah Jakarta dan peran strategisnya sebagai hub atau pusat jalur perdagangan kawasan Indonesia timur di yakini akan menjadi magnet bagi masyarakat.

Menperin juga memberikan apresiasi kepada GAIKINDO serta menyampaikan harapannya tentang penyelenggaraan GIIAS 2021 terhadap perkembangan industri otomotif Indonesia. 

Advertisement

“Kami berharap kiranya seluruh rangkaian kegiatan exhibition, seminar, product presentation, dan test drive dapat menjadi jendela untuk mempromosikan industri otomotif Indonesia kepada dunia internasional,” tandasnya.

Sementara itu, Yohannes Nangoi, Ketua Umum GAIKINDO dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Kementerian Perindustrian, dengan dukungan penuhnya, GIIAS Surabaya dapat kembali terlaksana diakhir tahun 2021.

Advertisement

”Penyelenggaraan GIIAS Surabaya pada tahun ini diharapkan menjadi dorongan yang fokus untuk pemerataan pertumbuhan industri otomotif khususnya didaerah Jawa Timur,” ucap Nangoi.

Nangoi juga mengungkapkan bahwa dalam penyelenggaraan GIIAS Surabaya tahun ini, berbagai inovasi terkini dari industri otomotif, lewat berbagai kendaraan terbaru, kendaraan konsep serta kendaraan listrik, dimana sejalan dengan arahan pemerintah untuk mendorong green mobility, dan terus menciptakan lingkungan yang bersih dengan kendaraan emisi rendah atau bahkan tanpa gas buang. 

“Kehadiran teknologi terkini dari kendaraan berbasis listrik diharapkan dapat menjadi pilar pendukung tercapainya konsep green mobility tersebut,” jelas Nangoi. 

"Kehadiran kendaraan-kendaraan tersebut juga membuktikan pencapaian industri otomotif Indonesia," pungkasnya.