Bijak Gunakan Media Sosial, Cegah Pelecehan Seksual Online

Oleh : Chodijah Febriyani | Kamis, 02 Desember 2021 - 20:00 WIB

Ilustrasi Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) (Ist)
Ilustrasi Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) (Ist)

INDUSTRY.co.id - Segala aktivitas yang kini pindah ke ruang digital memiliki risiko memungkinkan terjadinya penyebaran konten-konten negatif, termasuk konten pornografi dan pelecehan seksual yang pindah ke ranah online.

Ninik Rahayu, Tenaga Profesional Lemhamnas RI 2021 mengatakan salah satu yang marak adalah Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) sebagai kejahatan siber dengan korban yang sering dijadikan objek pornografi.

Dia mengatakan, KBGO dapat masuk ke dunia offline di mana korban mengalami kombinasi kekerasan secara online dan berlanjut secara langsung saat offline.

“Bentuk KBGO pun bermacam-macam, antara lain ada cyber hacking, impersonation di mana penggunaan teknologi digunakan untuk mengambil identitas orang dengan tujuan mengakses suatu informasi yang pribadi, mempermalukan, dan menghina korban, menghubungi atau membuat dokumen-dokumen palsu,” kata Ninik saat webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat I, melalui siaran pers yang diterima Industry.co.id.

Jenis KBGO lainnya yang rentan terjadi adalah cyber surveillance, stalking atau tracking seperti halnya menguntit dan mengawasi tindakan atau perilaku korban dengan pengamatan langsung atau pengusutan jejak korban. Termasuk dalam KBGO adalah perilaku cyber harassement dengan menakut-nakuti, merayu atau memanipulasi korban untuk mendapat keuntungan.

Selain itu ada pula istilah cyber recruitment, yaitu penggunaan teknologi untuk memanipulasi korban dan malicious distribution yang meliputi penyebaran konten-konten yang merusak reputasi korban atau organisasi pembela hak-hak perempuan.

Begitu rawannya dunia digital saat ini, apa yang bisa dilakukan agar terhindar dari kekerasan gender berbasis online? 

Dia mengatakan semuanya dapat dicegah dengan bijak saat menggunakan sosial media, tidak mengunggah sesuatu yang pribadi di sosial media, tidak menyimpan video atau foto pribadi di gadget, tidak terbujuk oleh pasangan untuk melakukan konten pornografi.

"Penting untuk pendidikan literasi digital dan kurikulum literasi digital yang bisa dilakukan lintas sektor. Namun bila sudah terjadi, dia mengajak agar jangan ragu melapor. Minimal mengontak lembaga-lembaga terkait seperti Komnas Perempuan. Berikut juga lembaga pengaduan online seperti JalaStoria.id dan Kantor Polisi," tukasnya.

Webinar Literasi Digital di Kabupaten Bogor, Jawa Barat I, merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. Hadir pula narasumber seperti D Dato, Dosen Fakultas Hukum UNEJ, Triantono, Dosen Universitas Tidar Magelang, Maria Goretty, Tenaga Ahli DPR RI, dan Nimas Pertiwi, seorang Model.
 
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Pekerja Migran Indonesia (foto Ist)

Rabu, 29 Juni 2022 - 14:21 WIB

Sedih! Muhaimin Iskandar: 3-4 Juta Pekerja Migran Indonesia Belum Jadi Peserta BP Jamsostek

Jakarta- Warga kita yang berada di luar negeri seperti Hongkong, Taiwan, Malaysia, Arab Saudi, dan lain-lain, yang tentu membutuhkan perhatian serius dan belum menjadi peserta BP Jamsostek.…

Presiden Jokowi di Ukraina

Rabu, 29 Juni 2022 - 14:21 WIB

Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Tiba di Kyiv Ukraina

Setelah menempuh perjalanan selama kurang lebih 11 jam, Kereta Luar Biasa (KLB) yang membawa Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana tiba di Peron 1 Stasiun Central Kyiv, Ukraina sekitar pukul 08.50…

Jajaran Komisaris dan Direksi BEI yang hadir pada RUPST BEI 2022. (Foto: Humas BEI)

Rabu, 29 Juni 2022 - 14:14 WIB

Iman Rachman Resmi Jadi Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Hingga 2026

Para pemegang saham PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk tahun buku 2021 telah menyetujui pengangkatan Iman Rachman sebagai Direktur Utama BEI…

Suasana Pengisian BBM (Pertamina)

Rabu, 29 Juni 2022 - 14:01 WIB

Pembelian Pertalite Melalui Aplikasi MyPertamina Jangan Sampai Menyulitkan Rakyat Kecil di Daerah

Mulai 1 Juli 2022, pembeli BBM jenis Pertalite dan Solar subsidi harus mendaftar ke website MyPertamina atau aplikasi MyPertamina. Dengan begitu, hanya konsumen terdaftar saja yang bisa membeli…

Ilustrasi SPBU Coco

Rabu, 29 Juni 2022 - 13:59 WIB

Soal Beli Solar dan Pertalite Pakai Aplikasi! DPR: Penggunaan MyPertamina untuk Hindari Kebocoran Subsidi

Jakarta-Rencana penggunaan aplikasi MyPertamina untuk mengakses solar dan Pertalite bagi masyarakat ditujukan untuk menutup kebocoran subsidi bahan bakar minyak (BBM) yang selama ini dianggarkan.…