Ciptakan Budaya Produktif dan Kreatif, Banjiri Internet dengan Konten Positif

Oleh : Chodijah Febriyani | Rabu, 01 Desember 2021 - 20:00 WIB

Internet (Ist)
Internet (Ist)

INDUSTRY.co.id - Perilaku digital ethnic Indonesia di Asia Tenggara menempati literasi digital yang memprihatinkan. Hal tersebut menurut survei Microsoft disebabkan berbagai konten negatif terkait hoax dan penipuan.

“Data Kementerian Komunikasi dan Informatika juga mengungkap pemegang gadget di Indonesia hanya 10 persen yang membuat konten positif, fakta tersebut sangatlah merisaukan,” ujar Eva K Sundari, Tim Independen Reformasi Birokrasi Nasional KemenpanRB, saat webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat I, melalui siaran pers yang diterima Industry.co.id.

Lebih lanjut Eva mengatakan, hal tersebut cukup memprihatinkan. Beberapa hal yang menempatkan Indonesia dalam posisi literasi digital yang rendah terkait hoaks, radikalisme, penipuan, pornografi, perundungan, prostitusi, judi, SARA, ujaran kebencian dan lainnya.

Padahal selama ini Indonesia dikenal sebagai masyarakat yang religius, ramai saat kegiatan keagamaan di masjid namun anehnya perilaku tidak mencerminkan apa yang masyarakat percayai tersebut. 

Kondisi tersebut seharusnya membuat masyarakat Indonesia refleksi diri dan bisa mengembalikan semua citra yang selama ini dikenal sebagai masyarakat yang ramah dengan cara membuat konten-konten positif di ruang digital.

Ruang digital bisa dimanfaatkan untuk sesuatu yang kreatif, sebagai solutif untuk menyelesaikan masalah dan produktif. Mereka yang produktif dan kreatif secara positif akan memunculkan gagasan-gagasan agar memperbaiki hidup.

Dengan memanfaatkan ruang digital, bahkan UMKM bisa memimpin, bisa mengembangkan perekonomian dan membuat persatuan semakin terjaga dengan unggahan positif.

“Hal ini hanya bisa dilakukan jika literasi digital membaik dengan membanjiri internet konten-konten yang positif,” tukasnya.

Webinar Literasi Digital di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat I, merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. 

Hadir pula narasumber seperti Ahmad Suaedi, Dekan Fakultas Islam di UNUSIA, Triantono, Dosen Universitas Tidar Magelang, Ninik Rahayu, Tenaga Profesional Lemhamnas RI 2021, dan Louiss Regi, seorang Content Creator. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Perlu Pendekatan Agama, Agar Program Imunisasi di Provinsi Aceh Meningkat

Rabu, 06 Juli 2022 - 13:15 WIB

Perlu Pendekatan Agama, Agar Program Imunisasi di Provinsi Aceh Meningkat

Dalam upaya mencari solusi tentang cakupan imunisasi di Provinsi Aceh. Dalam hal ini Direktorat Pengelolaan Imunisasi dan Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian…

Pelaku Ekonomi Kreatif di Kota Pariaman, Sumatra Barat (Foto: Kemenparekraf)

Rabu, 06 Juli 2022 - 13:00 WIB

Sandiaga Uno ingin Kota Pariaman Kembangkan Potensi Seni Pertunjukan, Kriya, Kuliner, dan Fesyen

Sebagai upaya untuk membangkitkan ekonomi dan membuka lapangan kerja, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mendorong pelaku ekonomi kreatif di Kota Pariaman, Sumatra…

Ilustrasi tanaman Ganja

Rabu, 06 Juli 2022 - 12:59 WIB

Ada Penelitian Baru Manfaat Ganja, Komisi III: UU Narkotika Mendesak Direvisi Demi Kepentingan Medis

Anggota Komisi III DPR RI Romo H.R. Muhammad Syafi'i menegaskan Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika mendesak segera untuk direvisi mengingat adanya tuntutan perkembangan…

Penandatanganan MoU LPDB-KUMKM dengan Kejati Kaltim

Rabu, 06 Juli 2022 - 12:30 WIB

Teken MoU dengan Kejati Kaltim, LPDB-KUMKM Siap Optimalisasi Penyaluran Hingga Pengembalian Dana Bergulir

Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur…

MenKopUKM Teten Masduki

Rabu, 06 Juli 2022 - 12:06 WIB

Menteri Teten Dorong Pelaku Seni Rebut 'Cuan' Rp5.400 Triliun Lewat Ekosistem Digital

Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki mengajak pelaku seni untuk masuk ke dalam ekosistem digital agar salah satunya dapat memanfaatkan nilai ekonomi digital Indonesia yang diproyeksikan…