Aman Bermain Media Sosial, Dengan Bijak Berkomentar di Ruang Digital

Oleh : Chodijah Febriyani | Senin, 29 November 2021 - 17:50 WIB

Ilustrasi Kolom Komentar (Ist)
Ilustrasi Kolom Komentar (Ist)

INDUSTRY.co.id - Ruang digital yang dipicu oleh jaringan internet dan TI membuka konsep baru pola komunikasi. Semua orang bisa memberitakan, memproduksi informasi, berpartisipasi dan berkomentar di dalam ruang digital. 

Bijak berkomentar di ruang digital bukan saja pilihan etis yang paling tepat namun juga pilihan paling aman ke depan, agar terhindar dari bumerang di kemudian hari.

“Bijak berkomentar dalam dunia digital menjadi sebuah keharusan dalam komunikasi di media sosial, karena akan menjadi jejak digital,” ujar Tino Agus Salim, Professional Trainer & Motivator, dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 untuk wilayah Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, melalui siaran pers yang diterima Industry.co.id.

Ia menambahkan, jejak digital adalah rekam atau bukti yang dilakukan setelah beraktivitas di internet. 

“Apa yang kita unggah dan apa yang kita unduh berpotensi untuk dicari, dilihat, didisain, dipublikasi dan diikuti oleh orang lain. Jejak digital dapat membentuk citra diri seseorang di mata publik secara luas,” ucapnya.

Ia menerangkan, jejak digital belum tentu mudah dihilangkan jika sudah tersebar di dunia digital. “Kita hendaknya menjadikan media sosial dan aplikasi percakapan untuk mendorong sinergi dan kolaborasi untuk memberi manfaat bersama,” tambahnya.

Persoalannya, orang Indonesia terkenal sebagai warga dunia yang sangat ramah, namun dalam ruang digital terkenal paling tidak sopan, di Asia Tenggara. Data survei DCI, Microsoft, Februari 2021, dari 32 negara, Indonesia peringkat 29.

Berdasarkan survei We Are Social, 2021, dari populasi penduduk Indonesia 274,9 juta jiwa terdapat 345,3 juga ponsel yang terkoneksi dengan internet, sedangkan pengguna internet sendiri ada 202,6 juta dan pengguna media sosial 170 juta.

Karena faktor itulah pemerintah terus menggalakkan literasi digital bahkan menjadi kebutuhan saat ini. Tujuannya untuk meningkatkan kecakapan digital, memahami pentingnya keamanan digital, memahami etika dalam komunikasi dunia digital dan upaya membentuk budaya digital yang baik dan sehat.

Ia juga menyatakan ada tiga skill yang harus dimiliki agar bijak dalam ruang digital. 

"Ketiganya adalah memahami bahasa mesin dan bahasa manusia di dunia digital, berkomunikasi secara baik/profesional di sosial media dan paham cara mengoperasikan gadget, laptop serta aplikasinya termasuk platform-platform yang dibutuhkan," tukasnya.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 - untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKominfo) bersama Siberkreasi. 

Webinar wilayah Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Jumat (26/11/2021) juga menghadirkan pembicara, Husnuz Zaimah (Guru MTsN 2 Mojokerto), Stephanie Olivia (Tenaga Ahli DPR RI), Pinctada Putri Pamungkas (Dosen Teknologi Hasil Pertanian ITSNU Pasuruan), dan Akhmad Tobibi sebagai Key Opinion Leader.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 - untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.

Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kendaraan Listrik

Kamis, 30 Juni 2022 - 13:30 WIB

RI Siap Akselerasi Bangun Ekosistem Industri Kendaraan Listrik

Indonesia tengah bersiap memasuki era kendaraan listrik, sesuai dengan tren global saat ini. Butuh sinergi berbagai pihak agar mencapai tujuan tersebut. Oleh karena itu, pemerintah dan stakeholders…

Putra Mantan PM Jepang Tatsuo Fukuda bersama Menperin Agus

Kamis, 30 Juni 2022 - 13:11 WIB

Menperin Agus Bagikan Potret Bersama Sahabat Lamanya Putra Mantan PM Jepang Tatsuo Fukuda

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengunggah sebuah momen duduk santai bersama anak mantan Perdana Menteri (Jepang) yaitu Tatsuo Fukuda.

Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Firman Shantyabudi

Kamis, 30 Juni 2022 - 13:08 WIB

Tolong Disimak! Korlantas Polri Mulai Terapkan ETLE Kamera Handphone di Tiga Provinsi

Jakarta-kepolisian daerah (Polda) di Indonesia sudah menerapkan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Mobile. Sebanyak tiga kepolisian daerah (Polda) telah menerapkan penindakan hukum berbasis…

Bandara Internasional Batam (Foto Dok Tribunnews)n

Kamis, 30 Juni 2022 - 13:07 WIB

Bandara Internasional Batam DiharapkanSebagai Cargo Hub dan E-commerce

etua MPR RI Bambang Soesatyo mengapresiasi penandatangan MoU antara PT. BS Kargo Indonesia dengan PT. Bandara Internasional Batam dalam bidang e-commerce dan logistik. PT. BS Kargo Indonesia…

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

Kamis, 30 Juni 2022 - 13:05 WIB

Rasio Kepemilikan Mobil di RI Masih Rendah, Menperin Agus: Ini Potensi Luar Biasa

Japan Autoparts Business Forum yang digelar di Nagoya, Jepang, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan rasio kepemilikan kendaraan roda empat di Indonesia masih…