Dukung Kebijakan PTM, Nusantics Luncurkan Gerakan Kembali ke Sekolah

Oleh : Chodijah Febriyani | Jumat, 26 November 2021 - 13:15 WIB

Nusantics Luncurkan Gerakan Kembali Ke Sekolah (ist)
Nusantics Luncurkan Gerakan Kembali Ke Sekolah (ist)

INDUSTRY.co.id - Selama lebih dari satu tahun pandemi, kegiatan sekolah berlangsung secara daring dan menimbulkan berbagai konsekuensi psikologis bukan hanya kepada anak-anak dan tenaga pengajar, namun juga kepada orang tua.

Bahkan efek jangka panjang menurut Hasil riset Organisasi untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) menyatakan, tidak bersekolah secara tatap muka mengakibatkan anak kita akan berisiko kurang kompetitif saat menghadapi dunia kerja dan potensi pengurangan pendapatan hingga minus 3 persen seumur hidup. Menilik dampak negatif dari ditutupnya sekolah, tercatat ada 175 negara di dunia yang telah membuka sekolah, baik sebagian maupun seluruhnya.

Sejalan dengan berjalannya program vaksinasi nasional kepada tenaga pengajar dan untuk meminimalkan learning loss serta dampak psikologis yang bisa berakibat permanen, Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbud Ristek) telah memulai kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan persyaratan khusus.

Sebagai keynote speaker Gita Wirjawan dalam konferensi pers yang diselenggarakan Nusantics menyampaikan, pada situasi penuh tantangan saat ini kebijakan PTM harus didukung untuk menyiapkan generasi muda untuk kepentingan jangka panjang. Namun harus tetap dilakukan dengan prinsip kepekaan, kehati-hatian, dan juga penuh kebijaksanaan dari berbagai pihak, mengingat kondisi setiap wilayah khususnya di kota besar dan kecil sangat berbeda.

Sejalan dengan gagasan yang disampaikan oleh Pak Gita Wirjawan, Psikolog klinis anak Roslina Verauli, M.Psi.,Psi. mengatakan, dalam situasi dilematis saat ini, orang tua butuh menunjukkan bahwa mereka memahami kebutuhan dan kekhawatiran anak untuk kembali ke sekolah, serta bertemu dengan teman-teman untuk menjalin relasi sosial.

"Orangtua juga harus memastikan dapat hadir dan memberikan dukungan dengan melibatkan teknik positive parenting," jelasnya melalui siaran pers yang diterima Industry.co.id.

Oleh karena itu, dalam rangka membantu meningkatkan kepercayaan orangtua, tenaga pengajar, serta para siswa untuk melakukan PTM dengan aman dan nyaman, Nusantics selaku perusahaan bioteknologi meluncurkan kampanye dan kegiatan nasional "Kembali ke Sekolah" bersama Nusantics.

Melalui kapabilitas utama dalam hal teknologi dan riset berbasis mikrobioma, Nusantics memberikan solusi komprehensif yang terdiri dari surveilans pada warga sekolah dengan PCR gargle (kumur) yang nyaman bagi anak, serta pemeriksaan kandungan virus dan sirkulasi udara di ruang kelas dengan layanan Air Scan.

Hasil penelitian pro-bono Nusantics pada 121 ruang kelas pada SDN di Jakarta menyatakan bahwa, 119 ruang kelas terdeteksi aman pada periode sample September hingga Oktober 2021. 

Sharlini Eriza putri selaku co-founder dan CEO Nusantics mengatakan, kami menyadari ini adalah situasi yang dilematis, namun demi kebaikan jangka panjang dari sisi intelektualitas dan psikologis, PTM harus dilakukan dengan hati-hati.

"Oleh karena itu deteksi virus Covid-19 di udara dengan metode PCR dan pengukuran sirkulasi udara sangat penting dilakukan untuk memitigasi risiko penularan dan menentukan langkah strategis dalam memastikan keamanan ruangan kelas dan lingkungan sekolah," katanya.

Penelitian ini merupakan bagian dari visi dan misi Nusantics untuk menggunakan kemampuan dalam bidang bioteknologi untuk kebaikan masyarakat luas. Melihat sambutan yang sangat positif dari pihak sekolah dan Kemendikbud Ristek, Nusantics memutuskan untuk membawa kegiatan ini ke skala nasional agar seluruh anak di Indonesia dapat kembali bersekolah dengan aman dan nyaman, serta mendapatkan keadilan dalam memperoleh akses pendidikan.

Nusantics mengundang semua pihak untuk berkolaborasi dalam kegiatan nasional Kembali ke Sekolah ini. Karena kondisi pendidikan yang terjadi saat ini berdampak bagi generasi masa depan dan Indonesia memerlukan sumber daya manusia yang tangguh sebagai modal dasar kemajuan serta meningkatkan daya saing bangsa di tengah kompetisi global yang terus meningkat.

"Kami percaya bahwa pendidikan adalah tanggung jawab kita bersama, termasuk pihak swasta, baik domestik maupun asing, karena sama-sama memerlukan sumber daya manusia yang unggul. Maka, mari kita berkolaborasi dan bergandengan tangan memastikan sekolah aman untuk semua," tukas Sharlin.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Krakatau Sarana Properti Jajaki Ekspansi Kerjasama Dengan PT Asahimas Chemical

Rabu, 19 Januari 2022 - 21:43 WIB

Krakatau Sarana Properti Jajaki Peluang Kerjasama Dengan Perusahaan Asal Jepang, PT Asahimas Chemical

Krakatau Sarana Properti (KSP) terus melakukan ekspansi bisnis dengan para mitranya. Terbaru, KSP tengah menjajaki peluang kerjasama dengan PT Asahimas Chemical (ASC), perusahaan asal Jepang…

PT Pertamina Trans Kontinental Raih Sertifikat ISO 37001:2016

Rabu, 19 Januari 2022 - 20:09 WIB

PT Pertamina Trans Kontinental Raih Sertifikat ISO 37001:2016

PT Pertamina Trans Kontinental (PTK), anak usaha dari PT Pertamina International Shipping (PIS) Subholding Integrated Marine and Logistics (IML), memperoleh Sertifikat ISO 37001:2016 dengan…

SUN Energy Teken Nota Kesepahaman Dengan Sojitz Indonesia

Rabu, 19 Januari 2022 - 19:59 WIB

Wujudkan Energi Hijau, SUN Energy dan Sojitz Indonesia Kembangkan Proyek PLTS di Kawasan Industri GIIC

Dalam mewujudkan target bauran Energi Baru dan Terbarukan (EBT) sebesar 23% di tahun 2025, kawasan industri mempunyai peran yang sangat penting. Mengingat kegiatan operasional di kawasan industri…

PT Pegadaian menyalurkan bantuan kepada masyarakat korban bencana gempa Banten di Kecamatan Sumur, Pandeglang.

Rabu, 19 Januari 2022 - 19:23 WIB

Peduli Gempa Banten, Pegadaian Serahkan Bantuan untuk Warga Pandeglang

Pandeglang- PT Pegadaian menyalurkan bantuan kepada masyarakat korban bencana gempa Banten di Kecamatan Sumur, Pandeglang.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di JIS

Rabu, 19 Januari 2022 - 18:17 WIB

Usai Nidji, Gubernur Anies Pamer Potret Afgan 'Check Sound' di JIS, Netizen: Luar Biasa Pak...

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan baru-baru ini kembali mengunggah sebuah penampilan dari musisi Indonesia yakni Afgan yang melakukan check sound dan check venue di lapangan Jakarta International…